Suara angklung membawa nama DWP UIN Sunan Kalijaga meraih tiga penghargaan dalam Festival Srawung Kampung Bumen pada Sabtu (24/10/2026). Grup Angklung Dharma Wanita Persatuan (DWP) UIN Sunan Kalijaga, Suka Mentari, berhasil meraih Juara Umum posiis ke-2, Juara 1 Best Kategori Kostum, serta Juara 3 Kategori Kerapihan dan Kekompakan.
Raihan tersebut menjadi capaian tersendiri bagi Suka Mentari yang tergolong sebagai grup angklung yang masih relatif baru. Di tengah waktu pembentukan yang belum lama, para anggota DWP UIN Sunan Kalijaga terus aktif berlatih dan tampil dalam berbagai kesempatan, baik pada kegiatan internal DWP maupun di ruang publik.
Ketua DWP UIN Sunan Kalijaga, Prof. Euis Nurlaelawati, mengatakan antusiasme anggota menjadi salah satu kekuatan yang membuat grup tersebut terus berkembang. Menurutnya, para anggota tidak hanya berlatih untuk tampil dalam kegiatan DWP, tetapi juga berani membawa Suka Mentari ke berbagai panggung di luar kampus, termasuk penampilan di Mall Gardena.
“Meskipun Grup Angklung DWP yang kami namai Angklung DWP Suka Mentari ini belum lama didirikan, para anggota berantusias mengikuti berbagai kegiatan penampilan, baik di kegiatan DWP sendiri maupun di luar,” ujar Prof. Euis.
Keikutsertaan dalam Festival Srawung Kampung Bumen menjadi pengalaman lain bagi Suka Mentari untuk menguji kekompakan tim. Dalam festival tersebut, grup ini mengikuti kompetisi angklung yang memperebutkan hadiah dari Dinas Sosial.
“Raihan juara di tiga kategori ini berkat komitmen dan keseriusan tim semua dan tentunya pelatih,” katanya.
Lebih dari capaian kompetisi, keberadaan Suka Mentari dirancang sebagai ruang bagi anggota DWP untuk mengekspresikan diri melalui seni. Angklung menjadi medium yang mempertemukan anggota dalam satu irama, menuntut setiap orang memainkan perannya, mendengarkan satu sama lain, sekaligus menjaga keselarasan permainan.
“Grup angklung ini didirikan untuk memberikan wadah bagi anggota DWP untuk mengaktualisasi diri dalam seni dan juga untuk terus berkolaborasi dalam irama yang indah,” tutur Prof. Euis.
Tiga penghargaan di Festival Srawung Kampung Bumen memperlihatkan bahwa aktivitas seni di lingkungan DWP UIN Sunan Kalijaga dapat berkembang melampaui kegiatan internal. Suka Mentari mulai menemukan ruangnya sebagai wadah berkesenian yang mempertemukan kreativitas, kebersamaan, dan keberanian untuk tampil di tengah masyarakat.(humassk)