Perhelatan Olimpiade Agama, Sains, dan Riset (OASE) III Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) se-Indonesia Tahun 2026 yang akan digelar di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta terus bergulir. Menyusul koordinasi antarperwakilan PTKIN pada pertengahan Oktober lalu, sebanyak 1.592 peserta dari 54 kontingen dipastikan lolos verifikasi pendaftaran by name dan berhak melangkah ke babak selanjutnya.
Rangkaian kegiatan penting dilanjutkan dengan pengumpulan karya bidang riset dan bidang agama serta pelaksanaan babak penyisihan olimpiade sains dan agama berbasis Computer Based Test (CBT) secara daring. Batas waktu pengumpulan karya untuk sebagian besar cabang lomba ditutup pada 20 Oktober 2026.
Cabang-cabang tersebut meliputi Sosial Kemasyarakatan, Astronomi/Ilmu Falak, Karya Tulis Al-Qur’an, Da’i Mahasiswa, Desain Arsitektur Islam, Literasi Inovasi Teknologi, Teknologi Produk Halal dan Ketahanan Pangan Halal, Ekoteologi, hingga Teknologi Konservasi Energi. Adapun cabang Nanoteknologi dan Robotik memiliki batas waktu pengumpulan khusus yang telah berakhir lebih awal, masing-masing pada 13 dan 19 Oktober 2026.
Sementara itu, babak penyisihan berbasis CBT daring untuk cabang sains (Matematika, Fisika, Kimia, Biologi) serta Musabaqoh Fahmil Quran sukses dilaksanakan pada Kamis (22/10/2026). Di sisi lain, cabang Musabaqoh Qiroatul Kutub digelar secara daring melalui platform Zoom selama dua hari, yakni pada 22–23 Oktober 2026.(humassk)
Ketua Pelaksana OASE III PTKIN 2026 yang juga Kepala Biro Administrasi Akademik, Kemahasiswaan, dan Kerja Sama (AAKK) UIN Sunan Kalijaga, Dr. M. Lutfi Hamid, menjelaskan bahwa penyelenggaraan kompetisi menggunakan beberapa mekanisme sesuai karakteristik masing-masing cabang.
“Ada 11 cabang lomba yang diselenggarakan melalui pengiriman karya terlebih dahulu, lima cabang lomba melalui penyisihan CBT, satu cabang melalui live Zoom, dan satu cabang melalui virtual trading selama periode yang telah ditentukan,” ujarnya.
Kelancaran pelaksanaan olimpiade berbasis CBT ini didukung penuh oleh tim Pusat Teknologi Informasi dan Pangkalan Data (PTIPD) UIN Sunan Kalijaga. Bertempat di ruang Training PTIPD Gedung Rektorat Lama, sebanyak 14 pengawas dikerahkan untuk memantau jalannya ujian 206 peserta dari berbagai PTKIN se-Indonesia. Guna memastikan keandalan sistem dan meminimalisasi kendala teknis, tim penyelenggara juga telah menggelar simulasi perangkat keras dan lunak pada 20–21 Oktober 2026.
Setelah melalui serangkaian proses seleksi yang kompetitif, para peserta kini menantikan hasil penilaian. Pengumuman kelulusan babak penyisihan OASE III PTKIN 2026 dijadwalkan akan dirilis secara resmi pada hari ini, Senin (26/10/2026).(humassk)