Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Pramuka Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta menyelenggarakan Kursus Mahir Tingkat Dasar (KMD) Tahun 2026 sebagai upaya penguatan kapasitas dan kompetensi calon pembina Pramuka. Kegiatan ini berlangsung selama satu pekan, mulai 27 hingga 30 April 2026, dengan lokasi di Gedung Rektorat Lama/PKSI UIN Sunan Kalijaga serta kegiatan outdoor di Bumi Perkemahan Bromonilan, Kalasan, Yogyakarta.
Kegiatan ini dihadiri oleh unsur Pusdiklatcab Sleman, para pembina UKM Pramuka UIN Sunan Kalijaga, yakni Kak Khairul Anwar, M.A. dan Pembina Nyi Ageng Serang Kak RTM Maharani, serta melibatkan UKM di lingkungan kampus, dan jajaran Kwartir Daerah (Kwarda) maupun Kwartir Cabang (Kwarcab).
Dalam sambutannya, Waka Binawasa Kwarcab Sleman, Kak Handartiningsih, S.Pd., M.Pd., menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada Pusdiklatcab Sleman dalam pelaksanaan KMD ini. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk sinergi strategis dalam pengembangan sumber daya pembina Pramuka tingkat dasar.
“Kegiatan ini akan berhasil apabila para peserta aktif dan bersungguh-sungguh. Harapannya, melalui KMD ini akan lahir pembina Pramuka yang berkarakter dan mampu membina adik-adik kita, baik Siaga, Penggalang, maupun Penegak,” ungkapnya.
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya keterlibatan mahasiswa, khususnya golongan Pandega, dalam kegiatan ini. Menurutnya, kebutuhan akan pembina Pramuka yang kompeten, khususnya di wilayah Kabupaten Sleman, masih sangat tinggi.
Sementara itu, Pembina UKM Pramuka UIN Sunan Kalijaga, Kak Khairul Anwar, M.A., menyampaikan rasa terima kasih kepada Pusdiklatcab Sleman yang telah berkenan menjadi pelatih dan narasumber dalam kegiatan ini. Ia juga mengapresiasi tingginya antusiasme peserta yang bahkan melebihi kapasitas pelatihan.
“Kami sangat bersyukur atas terselenggaranya KMD ini. Kegiatan ini memiliki manfaat praktis, salah satunya sebagai bagian dari syarat kecakapan umum bagi Pramuka Penegak. Ini menjadi langkah penting dalam mencetak kader pembina yang berkualitas,” ujarnya.
Ketua Pelaksana, Kak May Putri Pratiwi, menyampaikan bahwa KMD tahun ini diikuti oleh 56 peserta yang berasal dari berbagai perguruan tinggi dan sekolah di berbagai daerah. Peserta terjauh berasal dari SMA Negeri 2 Tebing Tinggi, serta peserta lain dari Jawa Tengah, Jawa Timur, dan wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta.
Adapun tujuan kegiatan ini meliputi peningkatan pengetahuan kepramukaan di perguruan tinggi, pengembangan potensi dan minat peserta, serta peningkatan loyalitas dan kualitas calon pembina Pramuka.
Dengan jumlah peserta yang cukup besar, diharapkan kegiatan KMD 2026 ini mampu melahirkan kader-kader pembina Pramuka yang kompeten dan siap berkontribusi di berbagai jenjang pendidikan. Mengingat masih banyaknya kebutuhan pembina Pramuka di sekolah-sekolah, khususnya untuk golongan Siaga, Penggalang, dan Penegak, kegiatan ini menjadi sangat strategis.
Dalam kesempatan terpisah, Pembina Nyi Ageng Serang Kak RTM Maharani juga menegaskan pentingnya KMD bagi calon pendidik. Ia berharap mahasiswa, khususnya calon guru, dapat mengikuti KMD sebagai bekal dalam menerapkan metode pembelajaran yang lebih menarik dan aplikatif.
“Metode pembelajaran dalam KMD sangat relevan dan inovatif, sehingga penting bagi calon guru untuk mengikutinya,” tutupnya. (humassk)