WhatsApp Image 2026-06-29 at 10.36.38.jpeg

Senin, 29 Juni 2026 10:31:00 WIB

0

Dipercaya Dua Kali Selenggarakan Tes BIB, APC UIN Sunan Kalijaga Perkuat Reputasi UIN sebagai Mitra Strategis Asesmen Nasional

Kepercayaan yang kembali diberikan Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma) Kementerian Agama RI kepada Applied Psychology Center (APC) Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora (Fishum) UIN Sunan Kalijaga untuk menyelenggarakan Tes Bakat Skolastik (TBS) Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) 2026 menjadi pengakuan atas kapasitas UIN Sunan Kalijaga dalam mengelola asesmen akademik berskala nasional. Penunjukan untuk kedua kalinya ini sekaligus memperkuat posisi UIN Sunan Kalijaga sebagai mitra strategis pemerintah dalam menghadirkan proses seleksi yang profesional, objektif, dan akuntabel.


Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora UIN Sunan Kalijaga, Prof. Dr. Erika Setyanti Kusumaputri, menegaskan bahwa kepercayaan dari Puspenma tidak diperoleh secara instan, melainkan dibangun melalui konsistensi kualitas sumber daya manusia, sistem kerja yang adaptif, serta komitmen terhadap evaluasi dan perbaikan berkelanjutan.

“Setiap pelaksanaan selalu kami evaluasi. Tahun ini kami melakukan berbagai penyempurnaan, mulai dari penyederhanaan alur koordinasi, komunikasi yang lebih cepat antara tim teknis dan penyelenggara, hingga melakukan benchmarking terhadap praktik terbaik dari berbagai lembaga. Hasilnya terlihat pada meningkatnya efisiensi penyelenggaraan sekaligus tingginya angka partisipasi peserta,” jelasnya.

Menurut Prof. Erika, kredibilitas APC tidak dapat dipisahkan dari reputasi akademik UIN Sunan Kalijaga sebagai perguruan tinggi yang tidak hanya unggul dalam pendidikan dan penelitian, tetapi juga mampu menghadirkan layanan profesional yang dipercaya berbagai kementerian dan lembaga pemerintah.

BacaPartisipasi Peserta Tembus 94,6 Persen, Bukti Keberhasilan Kolaborasi UIN Sunan Kalijaga dan Puspenma Kemenag

“Status APC sebagai bagian dari UIN Sunan Kalijaga menjadi modal penting dalam membangun kepercayaan publik. Namun, kepercayaan itu harus terus dijaga melalui peningkatan kualitas layanan, keterbukaan terhadap masukan, dan kemampuan beradaptasi terhadap kebutuhan mitra,” tambahnya.


Sementara itu, Ketua Applied Psychology Center (APC), Lisnawati, S.Psi., M.Psi., mengaku bangga atas kepercayaan yang kembali diberikan Puspenma. Namun, menurutnya, keberhasilan tersebut juga menghadirkan tanggung jawab yang jauh lebih besar karena berkaitan langsung dengan proses seleksi calon penerima beasiswa yang akan menjadi generasi penerus bangsa.

“Keberhasilan penyelenggaraan tahun lalu menjadi modal kepercayaan bagi kami. Tetapi yang lebih penting adalah menjaga kualitas pelaksanaan. Karena itu seluruh hasil evaluasi tahun sebelumnya kami jadikan pijakan untuk menyempurnakan sistem pada penyelenggaraan tahun ini,” ujarnya.

Lisnawati menjelaskan, APC didukung oleh psikolog dan praktisi yang memiliki kompetensi dalam asesmen akademik maupun psikologis. Pengalaman tersebut telah teruji melalui berbagai penugasan strategis di tingkat nasional, seperti asesmen jabatan di Kementerian Agama, Kementerian Pemuda dan Olahraga, serta Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH).

Menurutnya, rekam jejak tersebut menjadi fondasi utama yang membuat APC terus dipercaya mengelola berbagai asesmen nasional.

“Kepercayaan ini bukan hanya untuk APC, tetapi juga menjadi pengakuan terhadap kapasitas UIN Sunan Kalijaga dalam menghadirkan layanan asesmen yang profesional dan dapat diandalkan. Kami ingin menunjukkan bahwa perguruan tinggi mampu memberikan kontribusi nyata bagi kementerian dan lembaga negara melalui keahlian yang dimiliki,” katanya.

Lebih jauh, Lisnawati menilai penyelenggaraan Tes Bakat Skolastik BIB juga menjadi bagian dari upaya memperkuat branding UIN Sunan Kalijaga sebagai perguruan tinggi yang mampu menjembatani kompetensi akademik dengan kebutuhan nyata pemerintah dan masyarakat.

Ke depan, APC bersama Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora UIN Sunan Kalijaga berkomitmen terus mengembangkan inovasi sistem asesmen, memperkuat kompetensi sumber daya manusia, serta membangun mekanisme evaluasi berkelanjutan. Langkah tersebut diharapkan semakin memperluas kontribusi UIN Sunan Kalijaga dalam mendukung proses seleksi sumber daya manusia Indonesia yang objektif, profesional, dan berintegritas, sekaligus memperkuat sinergi dengan Puspenma Kementerian Agama dalam meningkatkan kualitas program Beasiswa Indonesia Bangkit.(humassk)