UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta kembali mencatatkan prestasi membanggakan dalam pemeringkatan Webometrics edisi Juli 2026. UIN Sunan Kalijaga berhasil mempertahankan predikat sebagai Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) terbaik di Indonesia, sekaligus meningkatkan posisinya menjadi peringkat 22 perguruan tinggi terbaik di Indonesia dan peringkat 1.115 dunia.
Capaian
ini menempatkan UIN Sunan Kalijaga sebagai PTKIN dengan performa terbaik di
antara perguruan tinggi keagamaan Islam negeri di Indonesia. Di bawah UIN Sunan
Kalijaga secara berturut-turut terdapat UIN Sunan Gunung Djati Bandung
(peringkat 24 nasional), UIN Syarif Hidayatullah Jakarta (41), dan UIN Maulana
Malik Ibrahim Malang (48).
Selain
itu, capaian ini sekaligus menunjukkan tren peningkatan yang konsisten. Pada
pemeringkatan Webometrics Juli 2025,
UIN Sunan Kalijaga menempati peringkat
27 nasional, peringkat 1 PTKIN,
dan peringkat 2.073 dunia. Satu
tahun kemudian, kampus ini berhasil memperbaiki posisinya dengan naik lima peringkat di tingkat nasional dan
melesat 958 peringkat di tingkat dunia,
sembari tetap mempertahankan status sebagai PTKIN nomor satu di Indonesia.
Webometrics merupakan pemeringkatan perguruan tinggi dunia yang diterbitkan oleh Cybermetrics Lab, Consejo Superior de Investigaciones Científicas (CSIC), Spanyol. Pemeringkatan ini menilai kinerja perguruan tinggi berdasarkan indikator Visibility, Openness, Excellence, dan Impact, yang mencerminkan visibilitas digital, keterbukaan akses ilmiah, kualitas publikasi, serta pengaruh akademik institusi di tingkat global.
Ketua
Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UIN Sunan Kalijaga, Abdul Qoyum, S.E.I., M.Sc.Fin.,
mengatakan bahwa peningkatan peringkat tersebut merupakan refleksi dari semakin
kuatnya ekosistem akademik dan budaya keilmuan yang dibangun secara
berkelanjutan di UIN Sunan Kalijaga.
“Ranking UIN Sunan Kalijaga mencerminkan iklim
akademik dan keilmuan yang unggul. Capaian ini harus terus kita tingkatkan
hingga mampu menembus Top 10 universitas di Indonesia. Semoga cita-cita
tersebut dapat terwujud suatu saat,”
ujar Abdul Qoyum.
Menurutnya,
keberhasilan mempertahankan posisi sebagai PTKIN terbaik sekaligus meningkatkan
peringkat nasional dan global menjadi motivasi bagi seluruh sivitas akademika
untuk terus memperkuat kualitas tridarma perguruan tinggi. Penguatan budaya
riset, peningkatan kualitas publikasi ilmiah bereputasi internasional,
kolaborasi global, serta optimalisasi visibilitas karya ilmiah melalui platform
digital akan terus menjadi fokus pengembangan institusi.
Prestasi
ini sekaligus mempertegas konsistensi UIN Sunan Kalijaga dalam meningkatkan
daya saing perguruan tinggi Indonesia di tingkat internasional. Dengan tren
kenaikan yang terus berlanjut dari tahun ke tahun, UIN Sunan Kalijaga
optimistis dapat mewujudkan target menjadi 10 besar universitas terbaik di Indonesia, sejalan dengan komitmen
untuk menghadirkan pendidikan tinggi, riset, dan pengabdian kepada masyarakat
yang unggul serta berdampak luas. (humassk)