WhatsApp Image 2026-10-02 at 16.46.05(1).jpeg

Jumat, 02 Oktober 2026 16:50:00 WIB

0

Dies Natalis ke-75, UIN Sunan Kalijaga Berbagi dan Merawat Ikatan dengan Masyarakat Sekitar

Perjalanan 75 tahun UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta juga tumbuh bersama masyarakat yang menjadi bagian dari keseharian kampus. Dalam semangat mensyukuri perjalanan tersebut, Dharma Wanita Persatuan (DWP) bersama UIN Sunan Kalijaga menggelar pemberian tali asih dan bakti sosial bagi keluarga sivitas akademika serta masyarakat sekitar kampus, Jumat (2/10/2026).


Kegiatan berlangsung di dua wilayah yang menjadi bagian dari pengembangan universitas. Pada pagi hari, sekitar 200 paket sembako dibagikan kepada masyarakat di sekitar pembangunan Kampus II UIN Sunan Kalijaga di Pajangan, Bantul. Sore harinya, kegiatan dilanjutkan di kampus utama dengan pemberian tali asih kepada sejumlah putra-putri dosen dan pegawai serta bantuan sembako bagi 60 warga Sapen.

Dalam kegiatan di Ruang Rapat PAU lantai 1, Wakil Rektor Bidang Administrasi Umum, Perencanaan, dan Keuangan, Prof. Dr. Mochamad Sodik, menekankan bahwa perjalanan universitas perlu menghadirkan manfaat yang dirasakan oleh masyarakat. Ia mencontohkan karya para guru besar dan dosen yang menjadi rujukan bagi peneliti lain sebagai bukti kontribusi sivitas akademika dalam pengembangan ilmu pengetahuan. Kontribusi tersebut turut menopang capaian UIN Sunan Kalijaga di peringkat kedua nasional dalam Times Higher Education World University Rankings 2027.


Semangat memberi manfaat itu, menurut Prof. Sodik, juga perlu hadir dalam hubungan kampus dengan keluarga besar dan masyarakat di sekitarnya. Tali asih dan silaturahmi menjadi cara untuk merawat hubungan tersebut, sekaligus meneguhkan kesadaran bahwa kemajuan universitas ditopang oleh banyak pihak yang saling menguatkan.

“UIN Sunan Kalijaga ingin agar apa yang dilakukan berdampak. Mohon doa dari Bapak dan Ibu semua sebagai bagian dari keluarga besar UIN Jogja. Melalui tali asih dan silaturahmi, kita menunjukkan bahwa kita adalah satu kesatuan yang utuh, seperti bangunan yang saling menguatkan,” ujarnya.


Prof. Sodik juga menyampaikan apresiasi kepada DWP UIN Sunan Kalijaga atas kepedulian yang terus dihadirkan melalui berbagai kegiatan sosial.  “Yang dibangun UIN Sunan Kalijaga adalah kesalingan, yakni saling menolong, saling menguatkan, dan saling menjaga. Yang kita bangun bukan hanya menara gading, tetapi juga sumber mata air untuk kehidupan,” tuturnya.

Ia juga mengajak para penerima tali asih dan masyarakat untuk turut mendoakan UIN Sunan Kalijaga agar terus bertumbuh dan menghadirkan kemaslahatan. “Doa itu sari pati ibadah. Untuk itu, doakanlah UIN Sunan Kalijaga,” katanya.


Dalam kesempatan yang sama, Penasihat Bidang Sosial Budaya DWP UIN Sunan Kalijaga, Ny. Nurlaeni Kholid Zulfa, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan partisipasi DWP bersama universitas dalam menyukseskan peringatan Dies Natalis ke-75. Kepedulian diwujudkan melalui pemberian tali asih kepada keluarga sivitas akademika yang berhak menerima serta berbagi sembako dengan masyarakat yang hidup berdampingan dengan kampus.


Bagi para penerima, perhatian tersebut memiliki makna tersendiri. Nina Kusniwati, yang mewakili penerima tali asih, menyampaikan bahwa kegiatan itu memperlihatkan pencapaian akademik universitas berjalan bersama kepedulian sosial dan kesediaan untuk berbagi.


Penyerahan tali asih dilakukan secara simbolis oleh Prof. Mochamad Sodik bersama perwakilan DWP, yakni Ny. Ida, Ny. Sulastri, dan Ny. Dina Misnen, dan perwakilan UIN Sunan Kalijaga sekaligus Ka Tim Humas, kepada para penerima.


Selepas kegiatan di ruang rapat, pembagian sembako berlanjut di Lobi PAU lantai 1. Puluhan warga mengantre untuk menerima paket bantuan yang telah disiapkan. Pertemuan sore itu menjadi ruang silaturahmi antara kampus dan masyarakat Sapen yang selama ini menjadi bagian dari lingkungan keseharian UIN Sunan Kalijaga.

Di usia ke-75, seperti tahun-tahun sebelumnya, ikhtiar menghadirkan dampak memperoleh bentuk yang dekat dengan kehidupan, yakni perhatian kepada keluarga sivitas akademika, hubungan yang terawat dengan warga sekitar, dan kesediaan untuk saling membantu. Dari Sapen hingga Pajangan, kegiatan ini meneguhkan bahwa pertumbuhan UIN Sunan Kalijaga juga membawa tanggung jawab untuk menjaga ikatan sosial dengan masyarakat yang menyertai perjalanannya.(humassk)