simpeg1.jpeg

Jumat, 16 Oktober 2026 11:21:00 WIB

0

UIN Sunan Kalijaga Perkuat Integrasi SIMPEG dan AGW untuk Tingkatkan Layanan Kepegawaian

Penguatan integrasi sistem informasi menjadi salah satu langkah UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta dalam mendukung transformasi digital tata kelola administrasi kepegawaian di lingkungan Kementerian Agama. Melalui interkoneksi Sistem Informasi Manajemen Kepegawaian (SIMPEG) dengan Aplikasi Gaji Web (AGW), pengelolaan data kepegawaian dan administrasi pembayaran gaji diharapkan semakin efektif, akurat, dan efisien.

Upaya tersebut dibahas dalam kegiatan Monitoring Interkoneksi SIMPEG dan AGW yang berlangsung di Ruang Rapat Pusat Administrasi Universitas (PAU) lantai 2, Jumat (16/10/2026). Kegiatan ini diikuti Kepala Biro Administrasi Umum dan Keuangan (AUK), Kepala Biro Administrasi Akademik, Kemahasiswaan, dan Kerja Sama (AAKK), kepala bagian, ketua tim keuangan, ketua tim perencanaan, ketua tim kepegawaian, serta tim terkait lainnya.


Hadir sebagai narasumber, Kepala Biro Keuangan dan Barang Milik Negara (BMN) Sekretariat Jenderal Kementerian Agama, Dr. H. Ahmad Hidayatullah, M.Pd. Ia menekankan pentingnya pelayanan administrasi yang responsif, koordinasi lintas unit, serta penyelesaian kendala secara proaktif untuk mendukung kelancaran layanan kepada pegawai dan satuan kerja.

Menurutnya, pengelolaan administrasi keuangan perlu didukung pemahaman terhadap regulasi sekaligus kemampuan membangun koordinasi agar berbagai persoalan dapat ditangani secara tepat. Dengan demikian, sistem dan prosedur yang diterapkan tidak hanya mendukung akuntabilitas, tetapi juga mendorong peningkatan kualitas pelayanan.

Selain membahas pelayanan keuangan, Ahmad Hidayatullah juga menyoroti perlunya evaluasi terhadap penerapan sistem remunerasi di perguruan tinggi berstatus Badan Layanan Umum (BLU). Menurutnya, mekanisme penghargaan perlu mempertimbangkan kontribusi dan beban kerja secara proporsional, termasuk untuk penugasan khusus yang belum terakomodasi dalam skema remunerasi reguler.


Dalam sesi diskusi, Kepala Biro AUK UIN Sunan Kalijaga mengapresiasi pemaparan tersebut karena memberikan perspektif bagi pengelola administrasi universitas, fakultas, dan lembaga dalam menghadapi persoalan tata kelola keuangan. Ia turut mengangkat tantangan dalam menyelaraskan ekspektasi pembayaran insentif secara tepat waktu dengan mekanisme pencairan yang berlaku di lingkungan perguruan tinggi.

Diskusi juga turut membahas tantangan pengelolaan administrasi kepegawaian dan keuangan di perguruan tinggi, termasuk pentingnya sinkronisasi data serta koordinasi antar unit dalam mendukung kelancaran layanan. Penguatan sistem informasi perlu diiringi kesiapan sumber daya manusia dan keselarasan proses kerja agar implementasinya berjalan optimal.

Melalui kegiatan monitoring ini, UIN Sunan Kalijaga memperkuat koordinasi antarunit dalam mendukung penerapan interkoneksi SIMPEG dan AGW. Langkah ini diharapkan mendorong tata kelola administrasi kepegawaian yang semakin terintegrasi, akuntabel, dan responsif, sekaligus mendukung transformasi digital di lingkungan perguruan tinggi keagamaan Islam negeri. (humassk)