Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Arab, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta yang tergabung dalam An Nasyath kembali menorehkan prestasi membanggakan. Dalam ajang Festival Padang Pasir yang diselenggarakan oleh UIN Walisongo Semarang pada 19–20 Oktober 2026, delegasi An Nasyath berhasil meraih empat prestasi dari berbagai cabang perlombaan bahasa Arab.
Ketua An Nasyath Periode 2025 – 2026, Muhammad Rodli Al
Askari lagi lagi berhasil memaksimalkan potensi para delegasi An Nasyath hingga
meraih 4 Prestasi di event ini. Empat prestasi tersebut meliputi Juara 1
Qiroatul Akhbar oleh Adzkiya Salsabila Akbar, Juara 2 Taqdimul Qissoh oleh
Atiqotuz Zahrotin Najmi, Juara 3 Ghina Aroby oleh Asa Benazir Aurellia, serta
Juara 3 Khitobah oleh Maftuhatur Rizkiyah Arifin. Capaian ini menjadi bukti
semangat dan kesungguhan mahasiswa PBA UIN Sunan Kalijaga dalam mengembangkan
kompetensi bahasa Arab sekaligus menunjukkan daya saing di bidang minat dan
bakat.
Menurutnya, keberhasilan tersebut tidak terlepas dari
kerja keras masing-masing peserta, pendampingan para mentor An Nasyath, serta
arahan Ketua An Nasyath, Muhammad Rodli Al Askari. Dukungan dan arahan dari
dosen pembimbing Program Studi Pendidikan Bahasa Arab juga menjadi bagian
penting dalam proses pembinaan dan persiapan para delegasi menghadapi
kompetisi.
Sebagai wadah pengembangan minat, bakat, dan prestasi
mahasiswa PBA, lanjutnya, An Nasyath terus berupaya membangun budaya latihan
yang konsisten, pendampingan yang berkelanjutan, serta semangat berkompetisi
yang sehat. Empat prestasi yang diraih dalam festival ini menjadi hasil dari
kolaborasi berbagai pihak sekaligus motivasi untuk terus meningkatkan kualitas
pembinaan mahasiswa.
Kebahagiaan atas hasil tersebut dirasakan langsung
oleh para peserta. Maftuhatur Rizkiyah Arifin, yang akrab disapa Kiky,
mengungkapkan kegembiraannya setelah menerima penghargaan di atas panggung.
“Seneng banget bisa berjuang bareng teman-teman An
Nasyath PBA UIN SUKA, terima kasih yaa Kak Aska sudah mendukung kita,” ujarnya.
Pengalaman berkompetisi dan pencapaian yang diraih
menjadi bagian dari perjalanan belajar para mahasiswa. Selain membawa pulang
penghargaan, mereka memperoleh kesempatan untuk mengasah kemampuan, bekerja
sama, dan belajar menghadapi tantangan di luar lingkungan perkuliahan.
Empat prestasi di Festival Padang Pasir turut menambah catatan capaian mahasiswa PBA UIN Sunan Kalijaga di bidang bahasa Arab. Lebih dari sekadar hasil kompetisi, capaian ini memperlihatkan bagaimana ruang pembinaan dan kompetisi dapat menjadi bagian dari proses mahasiswa mengembangkan keilmuan, keterampilan, dan kepercayaan diri. (humassk)