ICSE-TV.jpg

Selasa, 02 Desember 2025 09:47:00 WIB

0

UIN Sunan Kalijaga Gelar ICSE 2025, Perkuat Kolaborasi Global dalam Sains dan Teknologi

Fakultas Sains dan Teknologi (Saintek) Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga kembali menggelar International Conference on Science and Engineering (ICSE) pada 3 Desember 2025. Tahun ini, konferensi internasional tersebut diselenggarakan secara daring dan diikuti oleh akademisi serta peneliti dari berbagai negara untuk membahas beragam isu lintas disiplin di bidang sains, teknologi, dan rekayasa.

ICSE 2025 menjadi ruang dialog ilmiah bagi ilmuwan, praktisi, dan mahasiswa, khususnya terkait tantangan global seperti perubahan iklim dan keberlanjutan. Antusiasme peserta semakin meningkat, terlihat dari lebih dari 100 abstrak yang diterima panitia dan saat ini tengah dalam proses review. Seluruh makalah akan dipresentasikan dalam 10 sesi paralel yang menghadirkan beragam perspektif, pendekatan metodologis, dan temuan terbaru.

Sesi utama konferensi akan menghadirkan para ahli internasional terkemuka, termasuk Prof. Brian Yuliarto, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi. Konferensi juga akan dibuka secara resmi oleh Rektor UIN Sunan Kalijaga, Prof. Noorhaidi.

Mengusung tema “Addressing Climate Change through Science and Engineering Approach”, ICSE 2025 bertujuan mendorong diskusi interaktif sekaligus membuka peluang kolaborasi baru antarpeneliti dari berbagai institusi dan negara.

Sebagai bentuk apresiasi akademik, panitia ICSE 2025 menyiapkan Best Presenter Award bagi pemakalah dengan performa terbaik. Penghargaan ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas presentasi ilmiah dan menumbuhkan semangat riset bagi para peneliti muda.

Dalam hal publikasi, makalah terpilih akan direkomendasikan untuk diterbitkan di jurnal-jurnal mitra bereputasi seperti Journal of Robotics and Control (Scopus Q2), SINERGI (Scopus Q3 & SINTA 1), Jurnal Biologi Tropis, serta JISKA.

“Menyelenggarakan konferensi ini secara virtual justru memperluas jangkauan peserta dan memastikan pertukaran ilmiah tetap berlangsung tanpa hambatan geografis,” ujar Ketua Panitia ICSE 2025, Dr. Eka Sulistiyowati.

Dengan terselenggaranya ICSE 2025, UIN Sunan Kalijaga semakin menegaskan posisinya sebagai pusat riset interdisipliner yang responsif terhadap isu-isu global, sekaligus memperkuat integrasi antara keilmuan modern dengan nilai-nilai keislaman dan kemanusiaan. (humassk)