Program Studi Ilmu Kesejahteraan Sosial, Fakultas Dakwah dan Komunikasi, menyelenggarakan Ujian Tugas Akhir secara inklusif pada Rabu, 7 Januari 2026, pukul 09.00–10.30 WIB, bertempat di Ruang Ujian FD-1-116. Ujian ini menjadi momentum penting dalam praktik pendidikan tinggi yang ramah difabel, berkeadilan, dan menjunjung tinggi martabat manusia.
Mahasiswi yang mengikuti ujian tersebut adalah Fithrunnada Salma Shabrina, mahasiswa Program Studi S1 Ilmu Kesejahteraan Sosial. Salma merupakan mahasiswa dengan disabilitas intelektual (Down Syndrome) yang berhasil menunjukkan capaian akademik maksimal melalui ujian skripsinya yang berjudul “Peran Orang Tua dalam Meningkatkan Kesejahteraan Sosial Anak dengan Down Syndrome di POTADS (Persatuan Orang Tua dengan Anak Down Syndrome) Yogyakarta.”
Ujian skripsi ini dipimpin oleh Muhammad Izzul Haq, S.Sos., M.Sc., Ph.D. selaku Ketua Sidang dan Pembimbing, dengan penguji Dr. Asep Jahidin, S.Ag., M.Si. dan Ro’fah, M.A., Ph.D. Tim penguji menerapkan pendekatan pengujian yang menyesuaikan dengan kebutuhan Salma tanpa mengurangi substansi dan standar akademik yang dinilai.
Selama proses ujian, suasana berlangsung secara dialogis, inklusif, dan suportif. Salma mampu menjelaskan metode penelitian, kerangka teori, serta temuan penelitiannya dengan bahasa yang sederhana namun mencerminkan pemahaman yang utuh dan mendalam terhadap topik yang diteliti.
Secara keseluruhan, Salma mampu mempertanggungjawabkan skripsinya dengan baik. Capaian ini menegaskan bahwa dengan dukungan akademik yang tepat, lingkungan kampus yang inklusif, serta metode evaluasi yang adil, mahasiswa difabel memiliki kesempatan yang setara untuk mencapai kemampuan terbaiknya dalam pendidikan tinggi.
Pelaksanaan ujian ini sekaligus mempertegas komitmen Fakultas Dakwah dan Komunikasi dalam mewujudkan pendidikan inklusif, di mana keberagaman kemampuan mahasiswa dihargai dan keberhasilan akademik diukur secara adil, bermakna, serta berorientasi pada nilai-nilai kemanusiaan. (humassk)