UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) menyalurkan sebanyak 275 paket bantuan kepada tenaga outsourcing serta bingkisan untuk masjid dan Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) di sekitar kampus. Kegiatan sosial ini berlangsung selama dua hari, 24–25 Februari 2025, sebagai bentuk kepedulian terhadap para pekerja pendukung lingkungan kampus dan masyarakat sekitar.
Paket bantuan diberikan kepada satpam, driver, cleaning service, dan gardener yang selama ini berperan menjaga keamanan, kebersihan, dan kenyamanan kampus. Para penerima menyambut bantuan tersebut dengan penuh rasa syukur. Selain itu, UPZ juga menyalurkan bingkisan kepada sejumlah masjid dan TPA di sekitar kampus sebagai bagian dari penguatan hubungan antara kampus dan masyarakat.
Penasehat UPZ, Maksudin, menegaskan bahwa gerakan kepedulian ini merupakan wujud nyata komitmen UPZ dalam menumbuhkan solidaritas sosial di lingkungan kampus. Menurutnya, semangat berbagi tersebut selaras dengan arah pengembangan institusi.
Ia menyampaikan bahwa slogan “UPZ UIN Peduli Sesama, UPZ UIN Menegakkan Dunia” sejalan dengan tagline rektor, “Empowering Knowledge, Shaping the Future”, yang menekankan kontribusi bersama dari, oleh, dan untuk warga kampus.
Sementara itu, Ketua UPZ, Aziz Muslim, mengajak seluruh sivitas akademika untuk terus menjaga semangat berbagi.
“Kita ini adalah warga UIN, mendapatkan gaji dari UIN, maka dari itu monggo sebagian kecil kita kembalikan untuk warga UIN,” ujarnya.
Dalam periode 2024–2029, UPZ menetapkan empat fokus program layanan, yakni Beasiswa UKT/SPP UPZ, Bantuan Sosial, Pemberdayaan Masyarakat, serta Beasiswa Kompetisi Tugas Akhir. Program-program tersebut dirancang tidak hanya memberikan bantuan finansial, tetapi juga mendorong kemandirian serta prestasi sivitas akademika dan masyarakat sekitar.
Menariknya, penyaluran bantuan tahun ini juga melibatkan mahasiswa penerima beasiswa dari BAZNAS. Keterlibatan mahasiswa tidak hanya sebatas membantu distribusi, tetapi juga menjadi bagian dari pembelajaran nilai kepedulian sosial—bahwa mereka yang pernah menerima manfaat kini ikut menjadi bagian dari rantai kebaikan.
Kegiatan ini turut dihadiri Kepala Biro Administrasi Umum dan Keuangan UIN Sunan Kalijaga, Ali Sodik, sebagai bentuk dukungan pimpinan terhadap program kepedulian yang digagas UPZ.
Melalui kegiatan ini, UPZ menegaskan bahwa zakat bukan sekadar aktivitas memberi, melainkan upaya menumbuhkan empati, tanggung jawab, dan rasa memiliki di lingkungan kampus. Dari kampus untuk kampus, serta dari kampus untuk masyarakat sekitar, semangat kepedulian diharapkan terus mengalir dan memperkuat nilai-nilai kemanusiaan.(humassk)