Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta terus mematangkan rencana pembangunan Kampus II di Kecamatan Pajangan, Kabupaten Bantul. Pengembangan kampus seluas sekitar 71,4 hektar tersebut direncanakan mulai memasuki tahap pembangunan fisik pada tahun 2027, setelah seluruh persyaratan teknis dan administratif terpenuhi.
Hal ini mengemuka dalam audiensi Rektor UIN Sunan Kalijaga Prof. Noorhaidi Hasan dengan Bupati Bantul Abdul Halim Muslih di Rumah Dinas Bupati pada Jumat (13/3/2026). Pertemuan juga dihadiri Kepala Biro Administrasi Akademik, Kemahasiswaan, dan Kerja Sama Dr. Drs. M. Lutfi Hamid serta Kepala Bagian Umum Radiman, M.T.
Dalam kesempatan tersebut, Rektor menyampaikan bahwa pembangunan Kampus II merupakan bagian dari rencana strategis pengembangan UIN Sunan Kalijaga dalam memperkuat bidang sains, teknologi, kesehatan, dan kedokteran.
“Rencana pembangunan Kampus II di Pajangan kami targetkan mulai tahun 2027. Saat ini seluruh proses perizinan dan persyaratan terus kami tempuh secara bertahap dan menyeluruh agar pembangunan dapat berjalan sesuai ketentuan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, kawasan Pajangan akan dikembangkan sebagai pusat penguatan keilmuan baru, termasuk untuk bidang kedokteran dan kesehatan yang saat ini sedang menunggu penerbitan izin penyelenggaraan. Di lokasi tersebut juga direncanakan pembangunan rumah sakit pendidikan sebagai bagian dari pengembangan ekosistem pendidikan kedokteran.
Prof. Noorhaidi juga menambahkan, bahwa dalam rencana jangka panjang, UIN Sunan Kalijaga menargetkan jumlah mahasiswa mencapai sekitar 40.000 orang dalam satu dekade mendatang, dengan pengembangan kegiatan akademik di dua kawasan kampus.
“Kampus Pajangan akan diarahkan menjadi pusat pengembangan sains dan teknologi, termasuk rencana pembentukan fakultas baru serta penguatan bidang studi masa depan. Karena itu, pembangunan infrastruktur dasar menjadi tahap awal yang harus dipersiapkan dengan baik,” katanya.
Pada tahap awal, kata Rektor, pembangunan akan diawali dengan penyediaan sarana dasar seperti jalan, jaringan listrik, dan air bersih pada tahun 2026, sebelum pembangunan gedung dimulai pada 2027. Tahap pertama direncanakan meliputi pembangunan sekitar 13 gedung beserta prasarana pendukung.
Nada yang sama disampaikan oleh Kepala Bagian Umum UIN Sunan Kalijaga Radiman, yang menjelaskan bahwa proses perizinan lingkungan telah berjalan dan melibatkan berbagai instansi terkait.
“Keputusan Kelayakan Lingkungan dari Pemerintah Provinsi telah terbit. Saat ini proses dilanjutkan melalui koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten, mengingat lokasi pembangunan berada pada sejumlah zona dengan ketentuan khusus sehingga perlu sinkronisasi dengan dinas-dinas teknis terkait.,” ujarnya.
Menanggapi hal tersebut, Bupati Bantul Abdul Halim Muslih menyatakan dukungan penuh terhadap rencana pembangunan Kampus II UIN Sunan Kalijaga di Pajangan karena dinilai akan memberikan dampak positif bagi perkembangan wilayah.
“Kami mendukung percepatan pembangunan kampus ini dengan tetap memenuhi seluruh persyaratan, termasuk amdal dan analisis dampak lalu lintas. Kehadiran kampus akan mendorong pertumbuhan ekonomi dan pengembangan kawasan di Bantul,” katanya.
Pemerintah daerah bersama UIN Sunan Kalijaga akan terus melakukan koordinasi lintas sektor agar proses pembangunan dapat berjalan lancar dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.(humassk)