UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta kembali mencatatkan capaian penting dalam pemeringkatan internasional. Berdasarkan rilis terbaru SCImago, bidang filsafat universitas ini menempati peringkat 297 dunia, sekaligus menempatkannya pada posisi tiga besar di tingkat nasional.
Dekan Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam, Prof. Dr. Robby Habiba Abror, menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut. Menurutnya, keberhasilan ini merupakan buah dari kerja kolektif seluruh civitas akademika yang berkomitmen mengembangkan ilmu pengetahuan melalui riset yang berdampak.
“Alhamdulillah, ini menjadi keberkahan bagi kita semua. Terima kasih atas dedikasi seluruh pihak yang telah berkhidmah dalam ilmu dan riset, serta terus menebarkan manfaat melalui publikasi dan diseminasi pengetahuan, khususnya di bidang filsafat,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga konsistensi dalam berkarya, sekaligus memperkuat budaya akademik yang produktif dan kolaboratif. Menurutnya, capaian ini perlu dimaknai sebagai titik pijak untuk melangkah lebih jauh, bukan sekadar hasil akhir.
Lebih lanjut, Prof. Robby mengajak seluruh sivitas akademika, khususnya di lingkungan Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam, untuk terus meningkatkan produktivitas riset dan publikasi ilmiah. Upaya tersebut dinilai penting agar kontribusi akademik UIN Sunan Kalijaga semakin relevan dalam menjawab berbagai tantangan global.
“Capaian ini hendaknya menjadi penyemangat untuk terus berkarya dan mempublikasikan hasil riset, sehingga dapat berkontribusi nyata dalam menjawab isu-isu kemanusiaan dan dinamika pemikiran Islam di tingkat global,” katanya.
Ia juga menyampaikan apresiasi atas dukungan pimpinan universitas, termasuk Rektor dan seluruh jajaran, LPPM yang selama ini mendorong penguatan ekosistem riset dan publikasi ilmiah di lingkungan kampus.
Dalam konteks yang lebih luas, capaian ini sejalan dengan komitmen UIN Sunan Kalijaga untuk memperkuat posisi sebagai perguruan tinggi unggul bereputasi global. Melalui integrasi keilmuan, inovasi riset, dan kontribusi sosial, universitas ini terus berupaya menghadirkan ilmu pengetahuan yang tidak hanya berkembang secara akademik, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Dengan demikian, capaian di bidang filsafat ini tidak berhenti sebagai angka dalam pemeringkatan, melainkan menjadi refleksi dari peran strategis perguruan tinggi dalam membangun peradaban melalui ilmu, riset, dan keberpihakan pada nilai-nilai kemanusiaan.(humassk)