1002073146.jpg

Selasa, 12 Mei 2026 20:44:00 WIB

0

UIN Sunan Kalijaga Siap Dukung PTKIN Menjadi Pusat Studi Islam Dunia

UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta menyatakan kesiapan penuh mendukung agenda internasionalisasi perguruan tinggi keagamaan Islam negeri (PTKIN) yang tengah didorong Kementerian Agama Republik Indonesia. Komitmen tersebut sejalan dengan arah kebijakan pemerintah untuk menjadikan Indonesia sebagai pusat studi Islam dunia sekaligus destinasi pendidikan tinggi global.

Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Kementerian Agama RI, Sahiron, dalam rapat koordinasi Penerimaan Mahasiswa Baru PTKIN di Jakarta yang digelar di Grand Platinum Hotel Jakarta, Selasa (12/05/2026), menegaskan bahwa internasionalisasi pendidikan tinggi kini menjadi agenda strategis nasional. Pemerintah menargetkan Indonesia mampu menarik hingga 100.000 mahasiswa asing dari berbagai negara.

“Saat ini mahasiswa asing di lingkungan PTKIN sekitar 1.200 orang. Ke depan jumlah tersebut harus terus meningkat melalui penguatan sinergi dan tata kelola internasional kampus,” ujarnya.

Menurut Prof. Sahiron, pemerintah juga tengah menyiapkan skema beasiswa internasional yang dirancang mengadopsi model lembaga global seperti DAAD, AMINEF, dan British Council.

Menanggapi hal tersebut, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta terus memperkuat langkah internasionalisasi kampus melalui pengembangan jejaring global, peningkatan layanan mahasiswa asing, hingga penguatan program akademik internasional.

UIN Sunan Kalijaga memiliki Center for Developing Cooperation and International Affairs (CDCIA) sebagai pusat penguatan kerja sama internasional kampus. Selain itu, setiap fakultas juga telah memiliki international office guna mendukung pelayanan dan mobilitas akademik internasional.

Dalam mendukung peningkatan jumlah mahasiswa asing, UIN Sunan Kalijaga juga membuka program “Sunan Kalijaga Global Scholar” untuk jenjang sarjana, magister, hingga doktoral bagi calon mahasiswa internasional.

Tidak hanya itu, kampus ini memiliki 14 program International Undergraduate Program (IUP) yang tersebar di berbagai fakultas. Penguatan reputasi global juga dilakukan melalui program double degree pascasarjana dan kerja sama akademik dengan sejumlah perguruan tinggi dunia, seperti SOAS University of London, The University of Edinburgh, serta program sandwich ke KU Leuven.

Melalui berbagai langkah tersebut, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta menegaskan komitmennya untuk menjadi kampus berkelas dunia sekaligus mendukung visi besar Kementerian Agama Republik Indonesia dalam menjadikan PTKIN sebagai pusat studi Islam yang unggul, inklusif, dan bereputasi internasional. 

Optimisme itu diperkuat dengan capaian UIN Sunan Kalijaga yang berhasil menempati peringkat 37 dunia dalam QS World University Rankings by Subject bidang Religious Studies. Prestasi tersebut menjadi modal penting bagi UIN Sunan Kalijaga untuk semakin menarik minat mahasiswa asing menempuh studi Islam di Indonesia.,(humassk)