Menteri Agama Republik Indonesia, Nasaruddin Umar, secara resmi melantik dan mengambil sumpah janji 16.138 Pegawai Negeri Sipil (PNS) Kementerian Agama formasi tahun 2024 secara serentak di seluruh Indonesia pada Kamis (21/5/2026). Di lingkungan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, sebanyak 68 aparatur baru mengikuti prosesi pelantikan secara daring dari Aula Pascasarjana kampus setempat.
Dari total 68 PNS yang dilantik di lingkungan UIN Sunan Kalijaga, sebanyak 44 orang merupakan tenaga fungsional dosen dan 24 lainnya tenaga fungsional non-dosen. Dalam formasi tersebut juga terdapat dua personel yang dipersiapkan untuk penempatan di Ibu Kota Nusantara (IKN). Prosesi berlangsung khidmat dan disaksikan langsung oleh jajaran pimpinan universitas serta para pejabat di lingkungan kampus.
Pelantikan nasional tahun ini menghadirkan nuansa berbeda dengan mengintegrasikan seremoni birokrasi dan komitmen pelestarian lingkungan melalui gerakan “ekoteologi”. Secara serentak, Kementerian Agama melakukan penanaman 16.138 pohon di seluruh Indonesia. Setiap PNS baru diwajibkan menanam satu bibit pohon sebagai simbol awal pengabdian yang kokoh, bermanfaat, dan memberi keteduhan bagi masyarakat.
Dalam arahannya yang disiarkan langsung dari Jakarta, Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan bahwa aparatur Kementerian Agama memiliki tanggung jawab moral yang besar di tengah masyarakat. Menurutnya, identitas “agama” yang melekat pada institusi harus tercermin dalam integritas dan perilaku aparatur sehari-hari.
“Background kita itu putih, setetes tinta itu akan sangat norak kalau background kita itu putih. Di instansi lain mungkin ada biru, hijau, cokelat, tetesan tintanya tidak terlalu norak kelihatan. Makanya, sebagai Kementerian Agama kita harus di atas standar rata-rata,” tegas Menag di hadapan ribuan peserta pelantikan daring dan luring dari seluruh Indonesia.
Selain itu, Menag juga membekali para aparatur baru dengan prinsip kerja “ISTIQAMAH” yang merupakan akronim dari Ikhlas, Sabar, Tawadu, Ihsan, Qanaah, Amanah, dan Hikmah. Nilai tersebut diharapkan menjadi pedoman moral dalam menjalankan tugas birokrasi, menghindari praktik korupsi, serta menghadirkan pelayanan publik yang inklusif dan humanis.
Turut memberikan sambutan, Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), Zudan Arif Fakrulloh, menyampaikan ucapan selamat kepada para pegawai baru Kementerian Agama yang kini menjadi bagian dari ekosistem besar Aparatur Sipil Negara Indonesia. Ia menekankan pentingnya penerapan prinsip kerja 4K, yakni Kecepatan, Kemudahan, Kemanfaatan, dan Kebahagiaan dalam pelayanan publik.
Kepala BKN juga mendorong para aparatur baru, termasuk dosen dan tenaga kependidikan di UIN Sunan Kalijaga, untuk terus meningkatkan kompetensi dan mempersiapkan kapasitas diri menghadapi tantangan birokrasi masa depan yang semakin dinamis.
Sebagai instansi pemerintah dengan jumlah ASN terbesar di Indonesia, Kementerian Agama saat ini mengelola ratusan ribu pegawai di berbagai satuan kerja. Melalui hadirnya talenta-talenta baru di perguruan tinggi keagamaan seperti UIN Sunan Kalijaga, pemerintah berharap sistem seleksi meritokrasi yang transparan dan akuntabel dapat berdampak nyata terhadap peningkatan mutu pendidikan tinggi keagamaan serta kualitas pelayanan publik di Indonesia.(humassk)