YOGYAKARTA — Pagi di depan Gedung Fakultas Kedokteran UIN
Sunan Kalijaga Yogyakarta terasa berbeda pada Sabtu (6/6/2026). Ratusan pelari
berkumpul dengan semangat yang sama: bergerak, bergembira, dan menjadi bagian
dari momentum baru perjalanan kampus.
Mengusung tema “Run for Empowerment, Run for the Future”,
Sunan Kalijaga Fun Run 2026 tidak hanya menghadirkan ajang lari 5K, tetapi juga
menjadi ruang untuk memperkuat semangat pemberdayaan, kesehatan, dan masa depan
pendidikan yang lebih luas bagi masyarakat.
Kegiatan yang diselenggarakan oleh Admisi UIN Sunan Kalijaga
ini menjadi bagian dari sosialisasi kampus, terutama terkait jalur-jalur
penerimaan mahasiswa baru serta pengenalan Program Studi Kedokteran dan Program
Profesi Dokter yang baru saja diresmikan Menteri Agama Republik Indonesia,
Prof. Nasaruddin Umar, dua hari sebelumnya, Kamis (4/6/2026).
Sejak pagi, suasana halaman depan Fakultas Kedokteran
dipenuhi antusiasme peserta. Mereka mengikuti pemanasan bersama, bersiap di
garis start, lalu berlari menempuh rute 5K dalam suasana yang lebih menyerupai
perayaan kebersamaan daripada kompetisi yang menegangkan.
Rektor UIN Sunan Kalijaga, Prof. Noorhaidi Hasan, sebelum
melakukan flag off sebagai tanda dimulainya lomba, menyampaikan bahwa kegiatan
ini menjadi bagian penting dari ikhtiar UIN Sunan Kalijaga untuk semakin
dikenal dan dekat dengan masyarakat.
Menurutnya, Sunan Kalijaga Fun Run 2026 bukan semata
kegiatan olahraga, melainkan juga media sosialisasi kampus dan penerimaan
mahasiswa baru. Melalui kegiatan yang terbuka dan melibatkan masyarakat luas,
UIN Sunan Kalijaga ingin menghadirkan wajah kampus yang sehat, inklusif,
dinamis, dan terus bergerak mengikuti kebutuhan zaman.
Ketua Panitia Sunan Kalijaga Fun Run 2026 sekaligus Ketua
Admisi UIN Sunan Kalijaga, Handini, M.I.Kom., menyampaikan bahwa kegiatan ini
diikuti oleh 600 runner. Ia menilai fun run menjadi medium yang efektif untuk
memperkenalkan UIN Sunan Kalijaga secara lebih dekat kepada masyarakat umum.
“Kegiatan ini merupakan event untuk memperkenalkan dan
mendekatkan UIN Sunan Kalijaga kepada masyarakat umum, sekaligus
menginformasikan secara lebih mendalam berbagai program penerimaan mahasiswa
baru yang ada di UIN Sunan Kalijaga,” ujar Handini.
Ia menambahkan, penyelenggaraan Sunan Kalijaga Fun Run 2026
juga menjadi bagian dari momentum transformasi UIN Sunan Kalijaga sebagai
kampus yang terus memperluas kontribusi keilmuannya. Hadirnya Program Studi
Kedokteran dan Program Profesi Dokter menjadi salah satu tonggak penting dalam
perjalanan UIN Sunan Kalijaga sebagai kampus yang berorientasi pada kemajuan
ilmu pengetahuan, pengabdian masyarakat, dan peradaban.
Sementara itu, Prof. Kamsi, yang turut menjadi peserta dalam
ajang tersebut, mengapresiasi keberhasilan panitia dalam menyelenggarakan
kegiatan ini. Menurutnya, fun run menjadi ruang positif untuk mempertemukan
kampus dengan masyarakat dalam suasana yang sehat dan menggembirakan.
“Panitia berhasil menyelenggarakan fun run ini. Dengan
keberhasilan ini, semoga UIN Sunan Kalijaga betul-betul ada di hati
masyarakat,” ujarnya.
Persaingan di lintasan 5K juga menghadirkan sejumlah nama
terbaik di masing-masing kategori. Pada kategori Umum Male, Muhammad
Ardaniswara menjadi yang tercepat dan berhak menempati podium pertama, diikuti Sakban
di posisi kedua.
Di kategori Umum Female, podium pertama diraih Dyah, disusul
Wenny Setiyaningrum di podium kedua dan Jayanti di podium ketiga.
Untuk kategori Pelajar Male, Zidane tampil sebagai yang
terbaik. Posisi berikutnya ditempati Angandowa Waruwu di podium kedua dan Wahyu
Tegar Gautama di podium ketiga.
Sementara pada kategori Pelajar Female, Ayoedya Java Ratu Adil berhasil menjadi yang tercepat. Asya Sabiza Hanum menyusul di podium kedua, sedangkan Syarifah Nur Aulia melengkapi podium ketiga.
Bagi para peserta, Sunan Kalijaga Fun Run 2026 menghadirkan pengalaman yang menyenangkan. Mereka tampak menikmati setiap rangkaian acara, mulai dari pemanasan, pelepasan peserta, hingga suasana kebersamaan di garis akhir.
“Kegiatannya seru sekali. Tidak terasa seperti lomba yang
menegangkan, tapi lebih seperti perayaan kebersamaan. Bisa sehat, bisa senang,
dan bisa bertemu banyak orang dalam suasana yang positif,” ungkap salah seorang
peserta.
Sunan Kalijaga Fun Run 2026 menjadi penanda bahwa promosi
kampus tidak harus selalu dilakukan dalam ruang formal. Melalui olahraga,
kebersamaan, dan suasana yang hangat, UIN Sunan Kalijaga memperkenalkan dirinya
sebagai kampus yang terus bergerak, terbuka, dan hadir lebih dekat di tengah
masyarakat. Sejalan dengan tema “Run for Empowerment, Run for the Future”,
kegiatan ini menjadi simbol langkah UIN Sunan Kalijaga dalam memberdayakan
masyarakat dan menyiapkan masa depan pendidikan yang lebih sehat, inklusif, dan
berdampak.(humassk)