WhatsApp Image 2026-06-22 at 15.54.01(1).jpeg

Senin, 22 Juni 2026 16:13:00 WIB

0

Puluhan Pejabat Fungsional Ahli Pertama Dikukuhkan, Rektor UIN Sunan Kalijaga Ajak ASN Berani Berinovasi dan Mengambil Inisiatif

Di balik kemajuan sebuah perguruan tinggi, tidak hanya berdiri para akademisi, peneliti, atau pimpinan kampus. Ada ribuan tangan yang bekerja dalam senyap, memastikan setiap layanan berjalan, setiap program terlaksana, dan setiap gagasan dapat diwujudkan menjadi kemajuan institusi. Karena itu, penguatan kualitas aparatur menjadi bagian penting dalam perjalanan sebuah universitas menuju kampus unggul bereputasi global.

Gagasan tersebut mengemuka dalam Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Jabatan Fungsional Ahli Pertama di lingkungan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta yang berlangsung di Gedung Pusat Administrasi Umum (PAU) Lantai 1, Senin (22/6/2026).


Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan dipimpin langsung oleh Kepala Biro Administrasi Umum dan Keuangan (AUK) UIN Sunan Kalijaga, Dr. Ali Sodiq, S.Ag., M.A. Sebanyak 23 pejabat fungsional yang baru diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) bersama satu pegawai yang beralih dari jabatan pelaksana ke jabatan fungsional mengikuti prosesi tersebut sebagai penanda dimulainya amanah baru yang mereka emban.

Bertindak sebagai saksi dalam pelantikan tersebut, Kepala Bagian Umum Biro AUK, Radiman, M.T., serta Kepala Bagian Akademik Biro Administrasi Akademik, Kemahasiswaan, dan Kerja Sama, Khoirul Anwar, M.A.  Sementara itu, Pamuji, M.IP. bertindak sebagai rohaniwan.


Para pejabat yang dilantik berasal dari berbagai jabatan fungsional strategis, antara lain Pranata Komputer Ahli Pertama, Analis Hukum, Penata Kelola Keuangan APBN, Pustakawan, Auditor, Analis Pengelolaan Keuangan APBN, Analis SDM Aparatur, hingga Pranata Humas Ahli Pertama.

Dalam arahannya, Kepala Biro AUK mengajak para pejabat fungsional yang baru dilantik untuk memandang jabatan yang diemban sebagai ruang pengabdian sekaligus ruang pengembangan diri. Menurutnya, penguatan kompetensi dan profesionalisme harus menjadi bagian dari perjalanan karier setiap ASN.


Nada yang sama disampaikan oleh Rektor UIN Sunan Kalijaga Prof. Noorhaidi Hasan, dalam pidatonya menegaskan bahwa kemajuan kampus membutuhkan keterlibatan seluruh sumber daya manusia yang ada di dalamnya. Berbagai program strategis yang saat ini dijalankan UIN Sunan Kalijaga, lanjut Rektor,  membutuhkan sinergi seluruh pegawai sesuai tugas dan peran masing-masing, ditopang oleh layanan prima di setiap unit kerja.

Bagi Rektor, pengembangan sumber daya manusia menjadi investasi penting bagi masa depan UIN Sunan Kalijaga. Sebab, berbagai agenda besar yang sedang dipersiapkan kampus, mulai dari penguatan bidang kesehatan, ilmu sosial dan pemerintahan, sains, hingga Teknik membutuhkan dukungan ekosistem kerja yang kuat di seluruh lini.

"UIN Sunan Kalijaga saat ini sedang bergerak menuju berbagai agenda pengembangan yang semakin luas. Karena itu, setiap pegawai memiliki peran strategis untuk mendukung transformasi tersebut melalui kinerja yang profesional, inovatif, dan penuh inisiatif. Banyak ruang yang dapat dikembangkan, dan saya percaya setiap ASN memiliki kapasitas untuk memberikan kontribusi terbaik bagi kemajuan kampus," tegasnya.


Pesan tersebut menjadi semakin relevan mengingat sebagian besar pejabat yang dilantik berasal dari generasi yang tumbuh di era digital. Menurut Rektor, generasi digital native memiliki modal besar berupa kreativitas, kemampuan beradaptasi, dan keberanian mengeksplorasi berbagai hal baru yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung kemajuan kampus.

Dalam pengukuhan yang dihadiri oleh pimpinan fakulttas, unit, serta ketua tim kerja tersebut, Rektor juga menyoroti pentingnya integritas sebagai fondasi utama dalam menjalankan amanah sebagai aparatur sipil negara. Ia mengingatkan bahwa setiap jabatan merupakan bentuk kepercayaan yang harus dijaga dengan kejujuran dan tanggung jawab.

"Jiwa yang bersih dan kejujuran harus dibangun sejak sekarang. Ketika suatu saat mendapatkan amanah yang lebih besar, fondasi integritas itulah yang akan menjaga seseorang dari pelanggaran etik maupun berbagai bentuk penyimpangan lainnya," katanya.

Pelantikan 24 pejabat fungsional tersebut pada akhirnya bukan hanya menandai dimulainya babak baru dalam perjalanan karier para ASN yang dilantik. Lebih dari itu, momentum tersebut menjadi pengingat bahwa kemajuan sebuah perguruan tinggi dibangun oleh kontribusi banyak pihak yang bekerja sesuai perannya masing-masing, menghadirkan layanan terbaik, melahirkan inovasi, serta menjaga integritas demi mewujudkan UIN Sunan Kalijaga yang semakin unggul, berdampak, dan diperhitungkan di tingkat nasional maupun global.(humassk)