1002340873.jpg

Kamis, 13 Agustus 2026 09:47:00 WIB

0

UIN Sunan Kalijaga Teken MoU dengan Kementerian Haji dan Umrah, Kembangkan Ekosistem Penyelenggaraan Haji

Haji merupakan salah satu rukun Islam dengan dimensi yang begitu luas. Di dalamnya tidak hanya terdapat perjalanan spiritual, tetapi juga persoalan pelayanan, manajemen, kesehatan, komunikasi, pengembangan sumber daya manusia, hingga pergerakan ekonomi masyarakat. Karena itu, penyelenggaraan haji perlu dipahami dari berbagai perspektif dan dikelola secara profesional.


Perguruan tinggi memiliki ruang strategis untuk menjawab kebutuhan tersebut. Melalui pembelajaran, kampus dapat menyiapkan sumber daya manusia yang kompeten; melalui riset, kampus dapat melahirkan pengetahuan dan inovasi terkait penyelenggaraan haji; sedangkan melalui pengabdian kepada masyarakat, hasil-hasil akademik dapat diterapkan untuk memperkuat pelayanan umat sekaligus mendorong pemberdayaan dan pertumbuhan ekonomi masyarakat.


Semangat itulah yang melandasi kerja sama antara UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta dan Kementerian Haji dan Umrah. Kolaborasi tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman oleh Rektor UIN Sunan Kalijaga, Prof. Noorhaidi Hasan, dan Dr. H. Puji Raharjo, M.Hum., M.Ag. selaku Direktur Jenderal Bina Penyelenggaraan Haji dan Umroh (Bina PHU),  yang mewakili Kementerian Haji dan Umrah di Ruang Rektor Gedung PAU Lt 2 kampus setempat, Rabu (12/8/2026).

Nota kesepahaman ini membuka ruang kolaborasi dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Ketiga bidang tersebut diharapkan menjadi landasan bagi kedua lembaga untuk memperkuat penyelenggaraan haji dan umrah, mulai dari peningkatan kapasitas sumber daya manusia, pengembangan kajian dan riset, hingga penguatan kualitas layanan kepada jemaah.

Rektor UIN Sunan Kalijaga, Prof. Noorhaidi Hasan, menyebut penandatanganan nota kesepahaman tersebut sebagai momentum penting dalam membangun kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah.

“Hari ini kita menyaksikan salah satu momentum bersejarah melalui penandatanganan MoU antara UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta dan Kementerian Haji dan Umrah. Insyaallah, kerja sama ini akan membawa manfaat dan keberkahan bagi kedua belah pihak, terutama dalam mendukung keberhasilan penyelenggaraan haji dan umrah pada masa mendatang,” ujar Noorhaidi.

Ia menegaskan bahwa UIN Sunan Kalijaga siap mengerahkan potensi akademik yang dimiliki untuk mendukung agenda bersama tersebut. Sinergi lintas disiplin ilmu dinilai penting karena penyelenggaraan haji dan umrah tidak hanya berkaitan dengan aspek ibadah, tetapi juga mencakup manajemen pelayanan, komunikasi publik, kesejahteraan sosial, pengembangan sumber daya manusia, dan pemberdayaan ekonomi.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Jenderal Haji menjelaskan bahwa haji merupakan sebuah ekosistem besar yang melibatkan banyak pihak, termasuk perguruan tinggi. Keterlibatan kampus diperlukan untuk menghadirkan inovasi dan menjawab berbagai kebutuhan dalam penyelenggaraan haji melalui pendekatan akademik.

Menurutnya, kontribusi perguruan tinggi dapat diwujudkan melalui penyelenggaraan pendidikan, pengembangan riset terkait haji, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia. Kolaborasi tersebut juga diharapkan dapat memberikan nilai tambah bagi perekonomian nasional dan pengembangan masyarakat.

Ia menambahkan, keberhasilan penyelenggaraan haji tidak cukup diukur dari aspek teknis dan pelayanan. Di dalamnya terdapat pula cita-cita untuk membangun keadaban dan peradaban sebagai bagian dari nilai luhur penyelenggaraan ibadah haji.

“Mudah-mudahan kerja sama ini menghasilkan sesuatu yang berarti bagi umat dan berkontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ungkapnya.

Sementara itu, Dekan Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Kalijaga, Prof. Arif Maftuhin, menyampaikan bahwa fakultasnya memiliki sejumlah program studi yang relevan dan berpotensi terlibat aktif dalam pelaksanaan kerja sama tersebut.

“Kami telah membahas berbagai bidang yang selama ini juga banyak dikerjakan oleh para alumni. Ke depan, program-program studi di Fakultas Dakwah dan Komunikasi dapat terlibat aktif dalam kerja sama ini, khususnya dalam penguatan layanan umat serta penyelenggaraan haji dan umrah,” tutur Arif.

Penandatanganan nota kesepahaman tersebut turut disaksikan jajaran pimpinan UIN Sunan Kalijaga, meliputi para wakil rektor, Kepala Biro Administrasi Umum dan Keuangan Dr. Ali Sodiq, Kepala Biro Administrasi Akademik, Kemahasiswaan, dan Kerja Sama Dr. Muhammad Lutfi Hamid, serta jajaran Direktorat Jenderal Haji dan pihak terkait.

Kolaborasi ini menjadi penting dan menjadi ikhtiar bersama untuk menghadirkan penyelenggaraan haji dan umrah yang semakin profesional, berorientasi pada pelayanan umat, serta memberikan manfaat luas bagi masyarakat. (humassk)