WhatsApp Image 2026-10-12 at 10.28.23(1).jpeg

Senin, 12 Oktober 2026 10:37:00 WIB

0

Melalui PERMATA-PTKI, CENDI UIN Sunan Kalijaga Dorong Tracer Study Berbasis Data

UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta memperkuat kontribusinya dalam pengembangan karier mahasiswa dan alumni Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI). Hal ini ditandai dengan kepercayaan kepada Noor Saif Muhammad Mussafi, S.Si., M.Sc., Ph.D., Ketua Centre for Entrepreneurship and Career Development (CENDI) UIN Sunan Kalijaga, sebagai Koordinator Divisi Tracer Study Perkumpulan Pusat Pengembangan Karier dan Talenta Mahasiswa PTKI (PERMATA-PTKI) periode 2026–2028.

Kepengurusan PERMATA-PTKI tersebut terbentuk dalam Forum Peningkatan Talenta Mahasiswa PTKI yang diselenggarakan di Hotel Royal Darmo Malioboro, Yogyakarta, pada 8–10 Oktober 2026. Dalam forum tersebut, Dr. Heri Gunawan, S.Pd.I., M.Ag., Kepala Career Development Center (CDC) UIN Sunan Gunung Djati Bandung, terpilih secara aklamasi sebagai Ketua PERMATA-PTKI periode 2026–2028.


Kasubdit Sarana, Prasarana dan Kemahasiswaan Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam, Ditjen Pendidikan Islam Kementerian Agama, Papay Supriatna, M.Pd., bersama Kasubtim Kemahasiswaan, H. Sugiyono, M.IP., menekankan pentingnya peran pusat pengembangan karier dalam menjembatani mahasiswa dan alumni dengan dunia kerja.

Dalam kesempatan tersebut, Papay menyampaikan harapannya agar PERMATA-PTKI mampu meningkatkan daya saing lulusan PTKI. “PERMATA-PTKI sesuai dengan namanya, ingin menjadikan PTKI sebagai permata, harganya mahal dan dicari banyak orang,” ungkapnya.


Kepercayaan kepada Ketua CENDI UIN Sunan Kalijaga untuk mengoordinasikan Divisi Tracer Study menjadi peluang strategis dalam memperkuat sistem pelacakan lulusan di lingkungan PTKI. Tracer study berperan penting dalam menyediakan informasi mengenai perjalanan alumni setelah menyelesaikan pendidikan, mulai dari masa transisi menuju dunia kerja, waktu tunggu memperoleh pekerjaan, kesesuaian pekerjaan dengan kompetensi, hingga kebutuhan keterampilan di dunia profesional.

Informasi tersebut dapat menjadi dasar bagi perguruan tinggi untuk mengevaluasi relevansi pembelajaran, menyempurnakan kurikulum, serta meningkatkan kualitas layanan pengembangan karier. Dengan demikian, tracer study tidak hanya berfungsi sebagai instrumen pendataan alumni, tetapi juga sebagai sumber informasi untuk mendukung pengambilan keputusan berbasis data.

Bagi CENDI UIN Sunan Kalijaga, keterlibatan dalam PERMATA-PTKI sejalan dengan upaya mengintegrasikan pengembangan kompetensi mahasiswa, pemantauan perjalanan alumni, dan kebutuhan dunia usaha serta dunia industri (DUDI).

Melalui jejaring nasional ini, perguruan tinggi diharapkan dapat saling berbagi pengalaman dan praktik baik dalam pelaksanaan tracer study, termasuk dalam meningkatkan kualitas instrumen, menyelaraskan indikator, memperluas partisipasi alumni, serta mengoptimalkan pemanfaatan hasil pelacakan lulusan.

Kepengurusan PERMATA-PTKI periode 2026–2028 mencakup tiga bidang strategis, yaitu pengembangan karier dan talenta mahasiswa, tracer study, serta kewirausahaan dan kemitraan. Ketiga bidang tersebut dirancang untuk mendukung layanan pusat pengembangan karier yang lebih terintegrasi dan berkelanjutan.

Dalam susunan kepengurusan, Wahyono, M.Pd.I., dari UIN Cirebon menjabat sebagai Wakil Ketua. Dr. Ahmad Ghozi, M.A., dari UIN Malang dipercaya sebagai Sekretaris I, Nasrul Fahmi Zaki Fuadi, Lc., M.Si., dari UIN Semarang sebagai Sekretaris II, serta Dr. Layyin Mahfiana, S.H., M.Hum., dari UIN Surakarta sebagai Bendahara.

Sementara itu, Muhammad Kholis Hamdy, S.Sos.I., M.Int.Dev., dari UIN Jakarta dipercaya sebagai Koordinator Divisi Pengembangan Karier dan Talenta Mahasiswa. Noor Saif Muhammad Mussafi, S.Si., M.Sc., Ph.D., dari UIN Sunan Kalijaga mengoordinasikan Divisi Tracer Study, sedangkan Dr. As’ari, S.S., M.Si., dari UIN Banten menjadi Koordinator Divisi Kewirausahaan dan Kemitraan.

Sinergi ketiga bidang tersebut diharapkan mampu memperkuat kesiapan mahasiswa memasuki dunia profesional, menyediakan informasi mengenai kebutuhan dan perkembangan alumni, serta mendorong tumbuhnya wirausaha baru. Dengan pendekatan ini, pengembangan talenta mahasiswa tidak hanya berorientasi pada kesiapan memperoleh pekerjaan, tetapi juga pada kemampuan menciptakan peluang usaha dan membuka lapangan kerja.

Forum Peningkatan Talenta Mahasiswa PTKI turut membahas penguatan sistem pendukung layanan melalui pengenalan aplikasi Talenta Connect, pembahasan tracer study, serta penyusunan dan evaluasi petunjuk teknis aplikasi.

Kegiatan tersebut melibatkan berbagai unsur, antara lain tim kemahasiswaan, tim pengembangan platform PRIMA, Inspektorat Jenderal (Itjen), tim Organisasi dan Hukum (OKH), serta Pusat Data dan Teknologi Informasi (Pusdatin). Keterlibatan lintas unit ini menunjukkan pentingnya koordinasi dalam membangun sistem layanan pengembangan talenta mahasiswa yang terintegrasi.

Dalam konteks tersebut, Divisi Tracer Study PERMATA-PTKI memiliki peluang untuk mendorong peningkatan kualitas pengelolaan data alumni melalui penguatan partisipasi responden, standardisasi pelaporan, pertukaran praktik baik, dan pemanfaatan hasil tracer study untuk evaluasi pendidikan tinggi.

Pengelolaan data alumni juga perlu memperhatikan aspek perlindungan data pribadi agar informasi yang dihimpun dapat dimanfaatkan secara bertanggung jawab, aman, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

PERMATA-PTKI mengusung visi menjadi perkumpulan pusat pengembangan karier dan talenta PTKI yang unggul, integratif, dan bereputasi nasional dalam menyiapkan generasi profesional yang berintegritas serta berdaya saing global.

Untuk mewujudkan visi tersebut, diperlukan penguatan kapasitas kelembagaan CDC, pengembangan standar mutu layanan, perluasan kemitraan dengan dunia usaha dan industri, serta program pengembangan talenta yang memadukan kompetensi profesional dengan nilai-nilai etika keislaman.

Bagi UIN Sunan Kalijaga, keterlibatan Ketua CENDI dalam kepengurusan PERMATA-PTKI menjadi kesempatan untuk memperluas kolaborasi antarperguruan tinggi sekaligus berbagi pengalaman dalam pengembangan layanan karier, pelacakan alumni, dan kewirausahaan. Jejaring ini juga berpotensi memperkuat kemitraan dengan instansi pemerintah, dunia industri, dan berbagai lembaga yang mendukung kesiapan kerja lulusan PTKI.

Melalui perannya sebagai Koordinator Divisi Tracer Study, Noor Saif Muhammad Mussafi diharapkan dapat berkontribusi dalam mendorong pelaksanaan tracer study yang berkualitas, terstandar, dan berkelanjutan di lingkungan PTKI.

Keterlibatan ini sekaligus menegaskan komitmen CENDI UIN Sunan Kalijaga dalam memperkuat hubungan antara pendidikan tinggi, pengembangan talenta, dan kebutuhan masyarakat. Dengan sinergi antarperguruan tinggi serta dukungan berbagai pemangku kepentingan, lulusan PTKI diharapkan tidak hanya siap memasuki dunia kerja, tetapi juga mampu berinovasi, mengembangkan usaha, dan menciptakan peluang bagi masyarakat luas.(humassk)