Bahas Kesetaraan Gender, Mahasiswa UIN Sunan Kalijaga Raih Emas Kategori Inovasi Sosial Keagamaan Tingkat Nasional

Pajang Olimpiade Agama, Sains, dan Riset (OASE) Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) II tahun ini, tim mahasiswa dari Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Kalijaga berhasil meraih prestasi gemilang. Matsna Naqilal Khidhriyah, Muhammad Irawan Saputra, dan Maulida Iftinan membawa pulang medali emas sebagai juara pertama dalam cabang lomba Inovasi Sosial Keagamaan.

Pancawala, sebuah platform digital yang menjadi karya inovasi mereka, bertujuan untuk menginformasikan dan memperkuat kesadaran tentang kesetaraan gender dalam konteks agama dan kehidupan sehari-hari. Melalui konten dan fitur terkini, website ini menghadirkan informasi yang mengedukasi masyarakat tentang isu-isu sosial dan keagamaan yang berkaitan dengan kesetaraan gender.

Dalam cabang lomba yang mereka ikuti, tim UIN Sunan Kalijaga menampilkan kekompakan yang luar biasa dan saling percaya sebagai kunci utama kesuksesan mereka. Maulida Iftinan, salah satu anggota tim, mengungkapkan keceriaan mereka dalam mengikuti cabang lomba Inovasi Sosial Keagamaan. "Sangat seru. Tim yang kompak, kami mencoba tampil berbeda dari tim lainnya. Kami membuat website bernama Pancawala," ujarnya.

Matsna Naqilal Khidhriyah menambahkan, "Kami mengikuti cabang lomba Inovasi Sosial Keagamaan dan berhasil meraih medali emas sebagai juara pertama. Sebagai anak sosial, kami begitu excited dalam mendemonstrasikan inovasi kami. Hal ini tak lain adalah upaya kami untuk mengedukasi dan mengambil tindakan dalam mewujudkan Sustainable Development Goals (SDGs) atau Pembangunan Berkelanjutan."

Muhammad Irawan Saputra juga berbagi kisahnya, "Aku juga dari cabang Lomba Karya Inovasi Sosial Keagamaan dan berhasil meraih juara pertama. Dalam perlombaan ini, kami bersaing dengan 45 universitas yang memperebutkan 10 tempat di grand final. Kami tak menyangka, pada malam pengumuman juara, kami mendapatkan penghargaan sebagai juara pertama dalam cabang lomba ini. Rasanya sangat bahagia dan membuat kami semakin dekat dengan kemenangan."

Dukungan dari kampus juga menjadi faktor penting dalam kesuksesan tim UIN Sunan Kalijaga. Irawan mengungkapkan rasa terima kasihnya terhadap dukungan tersebut, "Support dari kampus sangat membantu. Kami tidak dibiarkan kekurangan gizi dan mendapatkan dukungan tenaga serta pikiran yang cukup membuat kami nyaman dan puas, bahkan betah di Jakarta."

Matsna juga mengungkapkan momen tak terlupakan selama persiapan lomba, "Moment yang tak terlupakan adalah saat proses persiapan lomba. Jiwa solidaritas tim begitu penting dalam mencapai kemenangan ini. Saat presentasi, kami begitu menikmatinya dan diluar dugaan, pengumuman juara membuat kami deg-degan dan sangat menegangkan."

Pancawala, hasil inovasi tim mahasiswa UIN Sunan Kalijaga, memiliki beberapa fitur unggulan yang membuatnya menjadi platform yang unik dan bermanfaat. Berikut adalah 5 fitur unggulan dari Pancawala:

  • VIRAL Video Mutikultural: Fitur ini menghadirkan video-video pendek yang mempromosikan keragaman budaya dan agama, serta mengajak masyarakat untuk memahami dan menghormati perbedaan. Video-video ini didesain agar mudah viral dan menjangkau banyak orang.
  • SANTAI (Solidaritas antar Iman): Fitur ini memungkinkan pengguna untuk berinteraksi dan berbagi pengalaman dengan orang-orang dari berbagai latar belakang agama. Tujuannya adalah memperkuat solidaritas antariman dan mempromosikan dialog antaragama yang harmonis.
  • CERDAS (Cendekiawan Ramah dan Santun): Fitur ini menyediakan artikel-artikel dan konten-konten pendidikan yang berkaitan dengan kesetaraan gender dalam konteks agama. Pengguna dapat belajar dan meningkatkan pemahaman mereka tentang isu-isu sosial dan keagamaan yang relevan.
  • PANDAI (Pendidikan Agama melalui Dakwah Damai): Fitur ini menyajikan materi-materi pendidikan agama yang menekankan nilai-nilai damai, toleransi, dan kesetaraan gender. Pengguna dapat mengakses panduan praktis tentang bagaimana menerapkan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari.
  • QnA (Pertanyaan dan Jawaban atas Permasalahan): Fitur ini memungkinkan pengguna untuk mengajukan pertanyaan dan mendapatkan jawaban dari para ahli agama dan gender. Pengguna dapat mendiskusikan permasalahan dan mencari solusi yang sesuai dengan nilai-nilai kesetaraan gender.

Dengan kombinasi desain menarik, konten berkualitas, kemampuan komunikasi yang baik, konsep yang unik, dan presentasi yang mengesankan, Pancawala berhasil meminang hati juri dan menarik perhatian pengunjung stand expo mereka yang dipamerkan pada Expo Karya Inovasi OASE II PTKI, bertempat di GOR Student Center UIN Jakarta, 14 s.d. 16/06/2023.Dengan fitur-fitur unggulan tersebut, Pancawala menjadi sebuah platform yang tidak hanya mengedukasi masyarakat tentang kesetaraan gender dalam konteks agama, tetapi juga membangun ruang dialog dan solidaritas antariman. Inovasi ini berkontribusi dalam mewujudkan Sustainable Development Goals (SDGs) dan memperkuat moderasi beragama dalam masyarakat.

"Semoga kedepannya UIN Sunan Kalijaga bisa lebih menggali banyak prestasi dari mahasiswa dan mahasiswiyang tentunya dapat membanggakan almamater kampus." pungkas Irawan.

(Ihza/Doni/Alfan)