WhatsApp Image 2026-02-12 at 17.31.52.jpeg

Kamis, 12 Februari 2026 17:23:00 WIB

0

Rektor Kukuhkan Pengurus Ormawa, UKM dan Permadani UIN Sunan Kalijaga, Tegaskan Penguatan Manajerial dan Daya Saing Global

Organisasi mahasiswa tidak selalu identik dengan rapat, proposal kegiatan, dan dinamika manajerial semata. Di Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta, kepemimpinan mahasiswa justru didorong untuk memiliki kekuatan akademik, baik itu riset, publikasi ilmiah, dan penguasaan Bahasa asing sebagai pintu menuju kompetisi global.


Pesan itu mengemuka dalam pelantikan pengurus Organisasi Mahasiswa (Ormawa), ketua Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM), dan Permadani (Persatuan Mahasiswa KIP-K dan Alumni), Kamis (12/2/2026), di Aula Convention Hall Lantai 1.

Rektor UIN Sunan Kalijaga Prof. Noorhaidi Hasan menegaskan bahwa mahasiswa memiliki fungsi signifikan dalam mewujudkan mimpi besar kampus menjadi world class university berbasis riset.

Untuk menjadi universitas riset, kata Rektor, penguatan kultur akademik merupakan prasyarat utama. Mahasiswa dan dosen harus aktif melakukan penelitian serta mempublikasikan karya di jurnal bereputasi internasional. Setiap fakultas juga dituntut memiliki pusat riset unggulan dengan roadmap yang jelas dan luaran yang terukur.

Riset, lanjut Rektor, tidak boleh berjalan secara terpisah atau sektoral. Ia harus dibangun melalui kolaborasi lintas disiplin dan kemitraan strategis dengan lembaga nasional maupun internasional agar memiliki daya jangkau dan dampak yang lebih luas. Dalam kerangka itu, mahasiswa tidak ditempatkan sebagai pelengkap, melainkan sebagai bagian integral dari ekosistem riset kampus.


Karena itu, para pengurus organisasi mahasiswa diharapkan tidak berhenti pada penguatan kapasitas manajerial dan kepemimpinan semata. Organisasi harus menjadi ruang strategis untuk menumbuhkan tradisi akademik: mendorong kolaborasi riset dengan dosen, membangun budaya meneliti, dan menargetkan publikasi ilmiah sebagai capaian bersama.

Dalam kegiatan yang dihadiri oleh para Wakil Dekan bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama, Rektor juga mengingatkan, aktivitas organisasi tidak boleh membuat mahasiswa melupakan fondasi akademiknya. “Walaupun kalian organisatoris, jangan pernah meninggalkan akademis. Bermimpilah menembus panggung global, kuasai bahasa asing, dan siapkan diri untuk berkompetisi di tingkat internasional,” ujarnya.

Menurutnya, peluang generasi saat ini jauh lebih terbuka dibanding masa lalu. “Kemampuan kalian sejatinya jauh di atas kami. Dulu kami belajar TOEFL hanya dengan tape recorder. Sekarang sumber belajar bahasa sangat melimpah. Kalian pasti bisa,” katanya optimistis.

Rektor berharap para pengurus yang dilantik menjadi aktor perubahan yang mampu mengintegrasikan kepemimpinan organisasi dengan keunggulan akademik. “Tidak ada yang lebih membanggakan bagi kami selain mahasiswa yang sukses dan mampu membanggakan almamater,” katanya.


Nada yang sama disampaikan oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama, Prof. Dr. Abdur Rozaki, yang mengingatkan pentingnya memperluas cakrawala gerak mahasiswa.

“Kita harus memperkuat inovasi, memperluas jejaring, dan tidak berhenti menjadi kekuatan di tingkat lokal. Kita harus tampil sebagai aktor penting di level nasional, bahkan mengambil peran strategis dalam percakapan global,” ujarnya.


Ia menekankan bahwa UKM, Ormawa, dan organisasi kampus lainnya tidak cukup berhenti pada diskusi, tetapi didorong untuk riset, publikasi ilmiah dan membangun diplomasi akademik sebagai strategi membuka akses beasiswa internasional. Dengan begitu, alumni UIN Sunan Kalijaga semakin dikenal dan memiliki daya saing global.

Pelantikan ini menandai arah baru gerakan kemahasiswaan: organisasi tetap menjadi ruang strategis untuk menempa kepemimpinan dan kemampuan manajerial, sekaligus wahana penguatan kecakapan akademik. Di dalamnya, mahasiswa tidak hanya belajar mengelola program dan dinamika kelembagaan, tetapi juga membangun tradisi riset kolaboratif serta memperkuat penguasaan bahasa sebagai bekal kompetisi global. Dari ruang-ruang organisasi yang dikelola secara profesional dan visioner itulah, mimpi menuju riset kelas dunia dirajut bersama.(humassk)