Rektor UIN Suka Melepas Kontingen Pramuka Mengikuti Perkemahan Wirakarya Nasional XV

Rektor UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Prof. Phil Al Makin melepas kontingen Pramuka UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, untuk mengikuti Perkemahan Wirakarya Nasional Perguruan Tinggi Keagamaan (PWN PTK) XV Tahun 2021. Sejumlah 20 anggota UKM Pramuka UIN Suka akan mengikuti kegiatan tersebut selama 6 hari (9 s/d 14/11/2021), di Bumi Perkemahan Jakabaring Sport City Palembang.

Pembina Gugus Depan 18.009, Khoirul Anwar, M.A,. M.D., dalam laporannya mengawali pelepasan antara lain menyampaikan, kegiatan PWN PTK XV tahun 2021 menjadi ajang anggota Gerakan Pramuka khususnya pramuka Penegak dan Pandega dalam meningkatkan kualitas diri, sekaligus menyumbangkan pengetahuan, keterampilan, dan kemampuannya, dalam ikut serta membangun masyarakat. Kontingen akan melakukan berbagai kegiatan di ajang ini dalam suasana riang gembira penuh rasa persaudaraan, persahabatan dan kekeluargaan, baik sesama peserta maupun dengan masyarakat setempat yang didasari janji Tri Satya dan Dasadarma Pramuka.

Dengan mengangkat tema “Konsistensi Dalam Moderasi Beragama, Berkarya Untuk Bangsa,” UKM Pramuka UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta mengirimkan 20 orang anggota Pramuka Pandega yang terdiri atas peserta luring dan daring. Adapun pesrta luring berjumlah 4 putra dan 4 putri , sedangkan untuk daring terdiri dari 6 putra dan 6 putri. peserta merupakan perwakilan atau duta dari Racana Sunan Kalijaga dan Racana Nyi Ageng Serang UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

Berbagai kegiatan yang dilakukan antara lain; In Door; Pengembangan wawasan dan pelatihan. Daring; upacara. Out Door; Kegiatan bakti diatur tersendiri oleh pangkalan masing-masing, implementasi moderasi beragama, implementasi pencegahan dan penanganan covid-19, dialog pemuda lintas iman, generasi millennial effect dan Indonesia emas 2045, optimalisasi media sosial dan transformasi digital, Jumpa tokoh, hypnoteraphy berbasis lingkungan. Kegiatan Luring; Upacara Buka dan Tutup Adat Bhineka Tunggal Ika, upacara Pembukaan dan Penutupan, kegiatan ibadah dan keagamaan. apel, giat pribadi, pentas seni budaya nusantara, pemecahan Rekor Muri Pantun Moderasi Beragama Terbanyak, bakti rumah ibadah, demikian jelasKhoirul Anwar.

Sementara itu, peserta Kontingen Perkemahan Wirakarya Nasional perguruan Tinggi Keagamaan Se-Indonesia, 10 orang dari Racana Sunan Kalijaga, yakni; Ikhsan Nasuha, Moh. Rifki Susanto, Muhammad Ravi Ali Latif, Hocky Ade Syahputra, Rendi Putra Ramadhan, Adji Pratama Putra, Nur Syid Jatmiko, Ichwanul Kirom, Novas Eka Setiawan, Dwika Aulia Arief Prihastyo. Racana Nyi Ageng Serang; Meida Nugraha Wisty, Farkhana Amaliyah, Laily Nur Noviana Suratno, Clara Aura Nissa, Nesa Ramadhanti, Inayatun Nazilah, Isnaeni Fidia Safa’ati, Vicky Dede Aridha, Fania Nuranisa, Syifa Aliya Rahma.

Rektor melepas kontingen dengan ditandai pengalungan tanda peserta secara simbolis.Dalam sambutannya, Prof. Phil Al Makin antara lain memesankan, agar kontingen selama kegiatan perkemahan bisa menjadi duta moderasi kehidupan beragama, menghormasi semua kontingen yang berbeda-beda, dan menjunjung tinggi sportifitas. Lebih jauh lagi Rektor berpesan agar melalui ajang ini dapat menjadi wahana untuk meningkatkan persaudaraan sesama muslim (Ukhuwah Islamiyah), persaudaraan se-bangsa (Ukhuwah Wathaniyah), dan persaudaraan antar sesama manusia (Ukhuwah Basyariah) di kalangan mahasiswa Pramuka PTK dan masyarakat. Meningkatkan pemahaman dan sikap keberagamaan yang inklusif, toleran, dan damai (moderasi beragama) ditengah-tengah ke-Binekaan bangsa dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Prof. Phil Al Makin menambahkan, melalui ajang ini, peserta diharapkan dapat meningkatkan karakter anggota pramuka yang mempuanyai jiwa kepemimpinan, rasa tanggung jawab, dan jiwa pengabdian, sehingga mampu mendarmabaktikan diri ikut serta menggerakkan pembangunan. Meningkatkan pengetahuan, pengalaman dan keterampilan kepramukaan dan kemasyarakatan bagi Pramuka Panegak dan Pandega Perguruan Tinggi Keagamaan. Mensosialisasikan dan menarik minat masyarakat untuk melanjutkan studi pada Perguruan Tinggi Keagamaan (PTK). (Tim Humas)