IMG-20260217-WA0175.jpg

Sabtu, 14 Februari 2026 09:30:00 WIB

0

UIN Sunan Kalijaga Buka Pesantren Kilat Ramadan 1447 H di Lapas Narkotika Yogyakarta

UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta turut berpartisipasi dalam kegiatan Pembukaan Pesantren Kilat Ramadan 1447 H yang diselenggarakan di Masjid Taubah Lapas Narkotika Yogyakarta pada Jumat (13/02/2026) pukul 09.00–11.00 WIB.

Kegiatan ini merupakan bagian dari penguatan pembinaan spiritual bagi warga binaan serta wujud sinergi antara lembaga pemasyarakatan dan perguruan tinggi dalam menghadirkan program keagamaan yang edukatif dan berkelanjutan.


Sebelumnya, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta dan Lapas Narkotika Yogyakarta telah menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) tentang Pengembangan Tridarma Perguruan Tinggi yang mencakup bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Program Pesantren Kilat Ramadan di Lapas Narkotika ini menjadi salah satu tindak lanjut konkret dari kerja sama tersebut, khususnya dalam implementasi program pengabdian kepada masyarakat oleh sivitas akademika.


Sebanyak 25 mahasiswa yang tergabung dalam CSSMORA terlibat aktif dalam kegiatan ini. Para mahasiswa berasal dari berbagai program studi, di antaranya Ilmu Kesejahteraan Sosial, Ilmu Hadis, Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir, serta Akuntansi Syariah. Keterlibatan lintas program studi ini menjadi wujud kolaborasi mahasiswa dalam mendukung kegiatan pembinaan spiritual dan sosial di lingkungan lembaga pemasyarakatan.


Kegiatan pembukaan diikuti oleh sekitar 60 warga binaan. Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta Prof. Dr. Abdur Rozaki, M.Si., Ketua Program Studi Ilmu Kesejahteraan Sosial Muhammad Izzul Haq, Ph.D., Ketua Umum CSSMORA UIN Sunan Kalijaga Ahmad Rifky, PLH Kepala Lapas Narkotika Yogyakarta Bambang Setiawan, serta perwakilan Kementerian Agama Kabupaten Sleman.

Dalam sambutannya, PLH Kepala Lapas Narkotika Yogyakarta Bambang Setiawan menyampaikan bahwa kegiatan pesantren kilat dan pembinaan keagamaan rutin menjadi momentum penting dalam membangun karakter serta meningkatkan kualitas keimanan warga binaan selama menjalani masa pidana. Program ini diharapkan mampu memperkuat proses pembinaan yang tidak hanya berfokus pada aspek hukum, tetapi juga pada pembentukan moral dan spiritual warga binaan.


Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta Prof. Dr. Abdur Rozaki, M.Si., memberikan motivasi kepada warga binaan agar menjadikan masa pembinaan sebagai proses pembentukan karakter dan perbaikan diri. Ia menekankan bahwa masa pembinaan merupakan proses penempaan karakter yang penuh tantangan, namun dapat menjadi jalan perbaikan diri apabila dijalani dengan kesungguhan dan taubat.

Rangkaian kegiatan pembukaan berlangsung khidmat dengan susunan acara meliputi pembukaan, pembacaan Al-Qur’an, sambutan PLH Kepala Lapas, penampilan Qur’ani, sambutan Wakil Rektor, pembacaan kitab kuning oleh warga binaan, sambutan perwakilan Kementerian Agama Kabupaten Sleman, penampilan hadroh, penyematan tanda peserta santri secara simbolis, pembukaan pesantren kilat secara simbolis, serta penutup.

Melalui kegiatan ini, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta terus memperkuat komitmen pelaksanaan tridarma perguruan tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat melalui kolaborasi dengan berbagai mitra strategis. Keterlibatan mahasiswa diharapkan mampu menghadirkan pembelajaran sosial yang kontekstual sekaligus mendukung proses pembinaan warga binaan secara humanis dan berkelanjutan.(humassk)