jawara11.jpeg

Senin, 31 Agustus 2026 15:58:00 WIB

0

UIN Sunan Kalijaga Matangkan Talenta Mahasiswa Menuju PORSI JAWARA II 2026

Semangat berprestasi terus tumbuh di kalangan mahasiswa UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Sepanjang Agustus 2026, kontingen UIN Sunan Kalijaga menjalani latihan intensif sebagai persiapan menghadapi Pekan Olahraga, Seni, dan Ilmiah Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri se-Jawa Madura (PORSI JAWARA) II Tahun 2026 di UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan, September mendatang.


Sebanyak 100 mahasiswa yang tergabung dalam 25 cabang lomba dipersiapkan melalui pendampingan dosen, alumni, dan pelatih profesional. Latihan berlangsung di berbagai fasilitas kampus, mulai dari Sport Center, Student Center, ruang fakultas, hingga secara daring.

Bagi UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, persiapan PORSI JAWARA tidak semata-mata berorientasi pada kompetisi. Proses ini menjadi bagian dari komitmen kampus dalam mengembangkan potensi mahasiswa secara utuh, baik dalam bidang olahraga, seni, maupun keilmuan.


“Pelatihan ini penting bukan hanya untuk mempersiapkan teknis perlombaan, tetapi juga mental dan spirit para atlet. Hal teknis dan nonteknis kita perhatikan semua,” ujar Muhammad Mahyudin, Katim Kemahasiswaan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Senin (31/8/2026).

Keragaman cabang yang diikuti menunjukkan luasnya ruang pengembangan talenta mahasiswa UIN Sunan Kalijaga. Cabang olahraga yang dipersiapkan antara lain futsal, bola voli, tenis meja, bulu tangkis, karate, pencak silat, taekwondo, panjat dinding, dan catur. Di bidang seni dan keagamaan terdapat pop solo Islami, MHQ, MTQ, MSQ, MFQ, serta kaligrafi. Sementara itu, bidang ilmiah dan akademik mencakup debat bahasa Inggris dan Arab, debat konstitusi, peradilan semu, business plan, LKTI, inovasi media pembelajaran, da’i, hingga film pendek.

Persiapan tersebut juga memperlihatkan kuatnya ekosistem pembinaan mahasiswa di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Sejumlah alumni turut kembali ke kampus untuk berbagi pengalaman dan mendampingi mahasiswa yang akan bertanding.

Ketua Komunitas Pemerhati Konstitusi (KPK) Fakultas Syariah dan Hukum, Aziz Abdullah, mengatakan tim debat konstitusi tidak hanya mematangkan materi dan mosi, tetapi juga mendapatkan pembinaan dari para alumni dan dosen.

“Selain memantapkan penguasaan materi dan mosi debat, alumni juga menularkan mental bertanding. Para dosen FSH turut memberikan masukan dan dukungan,” ujarnya, Kamis (27/8/2026).

Hal serupa dilakukan pada cabang debat bahasa Inggris. Alumni Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Studi dan Pengembangan Bahasa Asing (SPBA), Arya Putra Bagaskara, ikut mendampingi mahasiswa melalui latihan tatap muka maupun daring.


“Secara materi sudah cukup, tinggal sharing pengalaman English Debate dan pemantapan mental,” tuturnya, Rabu (26/8/2026).

Sinergi mahasiswa, dosen, alumni, dan pelatih tersebut menjadi kekuatan penting dalam perjalanan kontingen UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta menuju PORSI JAWARA II 2026. Lebih dari sekadar mengejar podium, ajang ini menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengasah kompetensi, membangun kepercayaan diri, dan membawa nama UIN Sunan Kalijaga melalui prestasi di tingkat nasional.


Dengan persiapan yang matang dan semangat juang yang terus dibangun, kontingen UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta siap menunjukkan bahwa kampus berbasis keislaman juga memiliki talenta unggul di berbagai bidang, olahraga, seni, dan keilmuan. (humassk)