Qori : Jangan Takut Mencoba Meraih Prestasi

Meski pandemi Covid-19 menghambat sejumlah aktivitas, namun mahasiswa tetap mampu mengukir sejumlah prestasi dan inovasi di tengah keterbatasan. Torehan prestasi kembali diukir oleh salah satu mahasiswa Prodi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora (FISHUM) UIN Sunan Kalijaga. Qori Khoiri Nur Hudaful FA, mahasiswa angkatan 2019 menjadi pemenang dalam sayembara desain logo Harlah Pergunu Ke-69 yang diselenggarakan oleh Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu).

Qori yang merupakan warga asli Sleman, Yogyakarta ini mengaku bahwa awalnya informasi sayembara didapat dari dosennya yakni Achmad Zuhri, M.I.Kom.

“Di surat edaran pengumuman, terdapat 54 peserta lain anggota Pergunu seluruh Indonesia yang mengikuti sayembara dengan tema besar Mencerdaskan Bangsa. Sayembara yang dibuka sejak tanggal 25 Februari 2021 ini mewajibkan peserta untuk mengirimkan dua hasil karya desainnya sebelum tanggal 5 Maret 2021.” jelas Qori.

Meskipun menurut ceritanya, kesulitan tetap ia hadapi saat mengikuti lomba sayembara ini. Bimbingan dosen secara langsung membuat Qori mendapatkan gambaran ide-ide karyanya.

“Awalnya saya merasa kesulitan sekali, tidak ada ide dan inspirasi. Namun, pada akhirnya, saya mendapat bimbingan dari Bapak Zuhri, sehingga kesulitan-kesulitan tersebut dapat diatasi,” imbuhnya.

Ia berharap bahwa kemenangan ini menjadi pintu gerbang untuk karya-karya selanjutnya. Ia juga berharap banyak mahasiswa FISHUM lainnya yang juga memiliki semangat yang sama untuk berkarya.

"Jangan takut untuk mencoba untuk meraih prestasi. Dengan mencoba, kita dapat belajar, dengan belajar, kita dapat ilmu baru, dengan ilmu baru, kita dapat skill yang bermanfaat kedepannya." pesannya.

Dekan FISHUM, Dr. Mochamad Sodik, S.Sos., M.Si. dan Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan Dr. Badrun, M.Si. serta seluruh keluarga besar FISHUM mengapresiasi dan bangga dengan pencapaian prestasi Qori. Mereka berharap, semangat ini bisa menular kepada mahasiswa lainnya. Selain itu, bimbingan dosen juga menjadi penting untuk mendorong mahasiswa mengeluarkan ide-ide karyanya. (Nurul)