foto peresmian FK.jpeg

Kamis, 04 Juni 2026 15:48:00 WIB

0

Menag: Keunggulan Kedokteran UIN Sunan Kalijaga Ada pada Integrasi Medis dan Spiritual

Menteri Agama Republik Indonesia menaruh harapan besar terhadap kehadiran Program Studi Kedokteran dan Program Profesi Dokter UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Menurutnya, program tersebut harus mampu melahirkan dokter yang tidak hanya unggul secara medis, tetapi juga memahami aspek spiritual dan psikologis pasien.

Hal tersebut disampaikan Menteri Agama usai meresmikan Program Studi Kedokteran dan Program Profesi Dokter UIN Sunan Kalijaga.

Menurutnya, keunggulan pendidikan kedokteran di lingkungan perguruan tinggi Islam terletak pada kemampuannya mengintegrasikan pendekatan medis dengan nilai-nilai spiritual dan kemanusiaan.

"Dokter Islam bukan hanya memahami fisiologi dan ilmu medis, tetapi juga memahami persoalan psikologis dan spiritual pasien. Pasien tidak hanya membutuhkan kesembuhan fisik, tetapi juga penguatan mental dan spiritual," ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa dalam banyak kasus, proses penyembuhan tidak hanya ditentukan oleh tindakan medis, tetapi juga dipengaruhi kondisi psikologis pasien. Karena itu, kemampuan dokter membangun komunikasi yang empatik dan memberikan penguatan spiritual menjadi bagian penting dalam pelayanan kesehatan.

Menteri Agama meyakini lulusan kedokteran UIN Sunan Kalijaga akan memiliki keunggulan tersendiri karena dibentuk dalam lingkungan akademik yang mengintegrasikan ilmu pengetahuan dan nilai-nilai keislaman.

Selain itu, ia menilai pembukaan Program Studi Kedokteran juga sejalan dengan agenda pembangunan nasional di bidang kesehatan, termasuk upaya percepatan penurunan angka stunting dan peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia.

"Kesehatan menjadi salah satu prioritas pembangunan nasional. Karena itu, kehadiran Fakultas Kedokteran diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan sekaligus memperkuat kualitas sumber daya manusia Indonesia," katanya.

Lebih jauh, Menteri Agama menyebut UIN Sunan Kalijaga memiliki posisi strategis sebagai pusat integrasi berbagai disiplin ilmu. Kehadiran fakultas-fakultas yang mengembangkan studi keislaman, hukum, pendidikan, bahasa, sains dan teknologi, hingga kedokteran menjadi modal penting untuk membangun ekosistem akademik yang komprehensif.

Dengan kekuatan tersebut, ia optimistis UIN Sunan Kalijaga dapat berkembang menjadi episentrum pengembangan ilmu pengetahuan dan peradaban Islam modern yang memberikan manfaat luas bagi masyarakat.

"Kampus ini memiliki potensi besar menjadi pusat integrasi ilmu yang melahirkan generasi masa depan yang dibutuhkan umat, bangsa, dan negara," pungkasnya.

Pembukaan Program Studi Kedokteran dan Program Profesi Dokter menandai komitmen UIN Sunan Kalijaga untuk memperluas kontribusi dalam pembangunan kesehatan nasional. Dengan memadukan keunggulan ilmu kedokteran modern, pendekatan humanis, dan nilai-nilai keislaman, program ini diharapkan menjadi salah satu pusat pendidikan kedokteran unggulan yang melahirkan dokter masa depan yang kompeten, berintegritas, dan siap menjawab tantangan kesehatan masyarakat Indonesia." (humassk)